ANALISA KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP MEREK RESTORAN CARL’S JR. SURABAYA

Priscilla Djimantoro, Marcella Claudia Marsudi

Abstract


Meningkatnya arus globalisasi, termasuk globalisasi pada industri makanan membuat restoran berjaringan khususnya semakin menunjukkan eksistensi terutama di kota-kota besar di Indonesia, seperti di kota Surabaya. Kepercayaan merek yang telah dibangun produsen terhadap konsumen akan meningkatkan probabilitas transaksi pembelian konsumen terhadap produk yang sudah diberi kepercayaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kepercayaan konsumen pada merek Carl’s Jr Surabaya, dan mengungkap apakah kepuasan konsumen dan citra merek mempengaruhi kepercayaan konsumen terhadap merek dan berujung pada loyalitas merek Carl’s Jr Surabaya. Dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dihasilkan diagram jalur yang menggambarkan hubungan antara variabel pembentuk kepercayaan konsumen terhadap merek, variabel  kepercayaan konsumen terhadap merek, dan variabel loyalitas merek. Dari hasil penelitian ini juga terlihat bahwa kepuasan konsumen dan citra merek berpengaruh signifikan positif terhadap kepercayaan konsumen terhadap merek yang juga berpengaruh signifikan positif pula terhadap loyalitas merek.

Keywords


Citra Merek, Kepuasan Konsumen, Kepercayaan Konsumen terhadap Merek, Loyalitas Merek

Full Text:

PDF

References


Chauduri, A. dan Holbrook, M.B. (2001). The chain of effects from brand trust and brand affect to brand performance : the role of brand loyalty. Journal of Marketing. 65, 81-93.

Delgado-Ballester, E., José, L. M., & Maria, J. Y. (2003). Development and validation of a brand trust scale. International Journal of Market Research ,45, 35–53.

Dutka, Alan. (1995). AMA handbook for customer satisfaction : A complete guidance to research planning and implementation. Illnois : NTS Business Book.

Faircloth, J. B. (2005). Factors influencing nonprofit resource provider support decision: Applying the brand equity concept to nonprofit. Journal of Marketing Practice and Theory, 13, 1-15.

Fischer, N. K. & Gartner, S. (2015). Brand trust: Scale development and validation. Schmalenbach Business Review, 67, 171-195.

Griffin, J. (2005). Customer loyalty: Menumbuhkan & mempertahankan kesetiaan pelanggan (edisi revisi). Jakarta: Erlangga.

Hiscock, J. (2001). Most trusted brands. Diakses pada 30 September 2015, dari http://www.marketingmagazine.co.uk/article/56156/trusted-brands-winning-trust-consumers-key-lasting-brand-success-jennifer-hiscock-takes-look-uk-s-respected-brands

Kapferer, J. (2008). The new strategic brand management: Creating and sustaining brand equity long term. London and Philadelphia: Kogan Page.

Kotler, P & Keller, K. L. (2007). Manajemen pemasaran (12th ed.). (B.Molan, Terjemahan). Jakarta:PT. Indeks.

Kuncoro, M. (2001). Metode kuantitatif: Teori dan aplikasi untuk bisnis dan ekonomi. Yogyakarta: UPP-AMP YKPN.

Lau, G. T. & Lee, S. H. (1999). Consumer trust in a brand and the link to brand loyalty. Journal of Market Focused Management, 4, 341-370.

Martenson, R. (2007). Corporate brand image and store loyalty: a study of the store as a brands and manufacture brands. International Journal of Retail & Distribution Management, 35, 544-555.

Mowen, J. C. and M. Minor. (2002). Perilaku konsumen. Jakarta: Erlangga.

Peter, J.P. & Oslon, J.C. (2003). Consumer behaviour and marketing strategy (6th ed.). Singapore: McGraw Hill.

Roy, D. & Banerjee, S. (2007). CARE-ing strategy for integrating of brand equity with brand image. International Journal of Commerce and Management, 17, 140-148.

Sugiyono. (2012). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Bandung: ALFABETA.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.