Resepsi Perempuan terhadap Konsep Kecantikan pada Kampanye Somethinc #YourOnlyLimit di Instagram

Angelique Diamannov Widodo, Astri Yogatama, Daniel Budiana

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk melihat penerimaan informan terpilih terkait dengan pesan kampanye yang disampaikan oleh Somethinc melalui kampanye #YourOnlyLimit yang dilakukan pada media sosial Instagram. Kampanye tersebut dilakukan untuk mengubah suatu konsep kecantikan yang ada di masyarakat, sehingga kampanye yang dilakukan ini memiliki jenis kampanye ideological or caused campaigns. Kecantikan dipandang oleh masyarakat sebagai sesuatu yang penting, yang diukur melalui suatu standar yang berlaku di masyarakat. Karena standar yang berlaku di masyarakat. Oleh karena standar yang berlaku tersebut, terdapat banyak orang yang menjadi tidak percaya diri. Bahkan dengan adanya hal tersebut banyak orang di masyarakat melakukan hal ekstrem seperti bunuh diri, hanya karena ia dinilai tidak sesuai dengan standar oleh orang – orang disekitarnya. Sehingga ia terganggu secara mental dan lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya. Maka, brand kecantikan Somethinc ingin mendobrak pandangan tersebut dengan membuat kampanye #YourOnlyLimit yang ingin menyampaikan sebuah konsep kecantikan yaitu, “be unstoppable because you’re #YourOnlyLimit”. Somethinc berharap melalui kampanye dan peluncuran produk tersebut masyarakat dapat terlepas dari standar kecantikan yang berlaku dengan menyampaikan tiga pesan besar yaitu unstoppable, unbreakable, unconditional. Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan menerima pesan kampanye Somethinc dengan memaknai pesan tersebut secara dominant dan negotiated. Pada penelitian ini menemukan bahwa hasil penerimaan oleh informan tersebut dipengaruhi oleh banyak hal seperti field of experience dan menghasilkan struktur sikap (kognitif, afektif, konatif). Oleh karena itu penerimaan pada kampanye ini adalah dominant dan negotiated. Dimana mereka menerima pesan kampanye yang disampaikan, namun mereka juga berkompromi terhadap pesan tersebut.


Keywords


analisis resepsi, perempuan, kampanye, kecantikan, your only limit, Somethinc.

Full Text:

PDF

References


Adillah, S. U. (2005, March 29). Tanggapan atas mitos tentang kecantikan: Kriteria cantik ideal. www.suaramerdeka.com/harian

Amriani, N., Manda, D., & Suardi. (2015). Perempuan Maskulin. Jurnal Equilibrium Pendidikan Psikologi, Volume III(e-2477-0221p-2339-2401).

Corbin, J. M., & Strauss, A. L. (1998). Basics of Qualitative Research: Techniques and Procedures for Developing Grounded Theory (4th ed.). Sage.

Dieffa Firstly Fatimah. (2022, February 18). “K-beauty” dan Standar Kecantikan Perempuan. Detiknews; detikcom. https://news.detik.com/kolom/d-5948114/k-beauty-dan-standar- kecantikan-perempuan

Dove. (2015, September 23). Dove Real Beauty Sketches. Dove US. https://www.dove.com/us/en/stories/campaigns/real-beauty-sketches.html

Fimela Reporter. (2022, January 7). Dukung Ragam Keunikan Kulit Indonesia, Somethinc Hadirkan Lebih dari 120 Produk Makeup. Fimela.com; Fimela. https://www.fimela.com/beauty/read/4767221/dukung-ragam-keunikan-kulit-indonesia- somethinc-hadirkan-lebih-dari-120-produk-makeup

Hall, S. (1980). Encoding/Decoding. Routledge. New York.

Hamidi. (2010). Metode Penelitian Kualitatif Pendekatan Praktis Penulisan Proposal dan

Laporan Penelitian. UMM Press. Malang.

Johnston, J., & Taylor, J. (2008). Feminist Consumerism and Fat Activists: A Comparative Study of Grassroots Activism and the Dove Real Beauty Campaign. Signs, 33(4), 941–966. https://doi.org/10.1086/528849

Larson, Charles. U. (1992). Persuasion, Reception, and Responsibility. Wardworth Publishing Company. California.

Mulyana, D. (2006). Ilmu komunikasi : suatu pengantar (p. 62). Remaja Rosdakarya.

Parapuan.co. (2021, August 7). Begini Tanggapan Ahli Terkait Standar Kecantikan di Masyarakat - Parapuan. Parapuan.co. https://www.parapuan.co/read/532826568/begini-tanggapan-ahli- terkait-standar-kecantikan-di-masyarakat

Rogers, E. M., & Storey, J. D. (1987). Communication Campaigns. Sage Publications, Inc. Rostamailis. (2005). Penggunaan Kosmetik Dasar Kecantikan dan Berbusana yang Serasi. Rineka

Cipta. Jakarta.

Syifa Ismalia. (2021, August 24). Lady Boss: Irene Ursula, Sosok di Balik “Somethinc” Skincare Lokal Yang Bikin Glowing. Fimela.com; Fimela. https://www.fimela.com/lifestyle/read/4638984/lady-boss-irene-ursula-sosok-di-balik- somethinc-skincare-lokal-yang-bikin-glowing

The Korean wave : a new pop culture phenomenon. (2011). Korean Culture And Information Service.

Topreneur.id. (2021). Baru 1 Tahun, Beauty Brand Lokal Somethinc Masuk Top 50 Brand di Indonesia! |. Topreneur.id. https://www.topreneur.id/baru-1-tahun-beauty-brand-lokal- somethinc-masuk-top-50-brand-di-indonesia/

Tribun Manado. (2017, December 22). Bunuh Diri Karena Dibully, Remaja Ini Minta Maaf Karena Jelek, Kisahnya Bikin Menyayat Hati. Tribunmanado.co.id; Tribunmanado.co.id. https://manado.tribunnews.com/2017/12/22/bunuh-diri-karena-dibully-remaja-ini-minta- maaf-karena-jelek-kisahnya-bikin-menyayat-hati

Wolf, N. (2004). Mitos Kecantikan: Kala Kecantikan Menindas Perempuan. Niagara. Yogyakarta.

www.guesehat.com. (2020). Dibanding Pria, Ini 5 Alasan Wanita Lebih Mudah Merasa Insecure. Www.guesehat.com; Guesehat. https://www.guesehat.com/alasan-wanita-lebih-mudah- merasa-insecure

Zenius Blog. (2022, February 24). Zenius Blog - Tempatmu Menjelajahi Dunia Ilmu Pengetahuan. https://www.zenius.net/blog/standar-kecantikan-adalah


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI