Representasi Peran Orangtua dalam Web Series “Little Mom”

Lim Alicia Jessica Halim, Agusly Irawan Aritonang, Megawati Wahjudianata

Abstract


Peran orang tua dalam mendidik anak sangatlah krusial. Salah satu dampak dari kurangnya peran orang tua adalah permasalahn pergaulan bebas. Salah satu bentuk pergaulan bebas adalah perilaku seks bebas yang dilakukan oleh para remaja. Little Mom merupakan salah satu drama yang mengangkat isu kenakalan remaja salah satunya yaitu perilaku seks bebas beserta dampaknya. Web series dengan judul Little Mom ini menceritakan mengenai perjuangan Naura yang diperankan, seorang gadis 16 tahun yang cantik, berprestasi, dan menjadi kebanggaan orang tua namun hidupnya berantakan seketika akibat hamil diluar nikah dengan Yuda, pacarnya. Dalam drama ini banyak merepresentasikan peran orang tua, khususnya orang tua Naura dalam membantu Naura menghadapi masalah. Representasi peran orang tua dalam web series Little Mom dapat memunculkan berbagai persepsi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memberikan representasi peran orang tua Naura. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan cuplikan adegan yang berhubungan dengan peran orang tua. Data dianalisis dengan menggunakan analisa semiotika televisi John Fiske. Hasilnya dalam web series ini terdapat beberapa representasi peran orang tua yang direpresentasikan oleh orang tua Naura seperti peran orang tua dalam membantu anak menghadapi masalah, peran orang tua dalam mendidik dan melindungi anak, dan peranan orang tua dalam membentuk cita-cita anak. Selain itu dalam analisa juga ditemukan representasi patriarki dan liberalisme dalam peranan orang tua Naura.


Keywords


pergaulan bebas, seks bebas, peran orang tua, semiotika, John Fiske

Full Text:

PDF

References


Persen Siswi Depok Seks Pranikah, Komnas Soroti Pendidikan. (2020, December 28). CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201228143258-20-587007/93- persen-siswi-depok-seks-pranikah-komnas-soroti-pendidikan

Cahyani, R. N. (2020). Representasi Peran Orang Tua dalam Film "Dua Garis Biru"(Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure). (Thesis, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar). http://repositori.uin-alauddin.ac.id/id/eprint/19207

Erwandari, A. Y., & Khasanah, U. (2020). Ungkapan dan ekspresi marah dalam komik crayon shinchan volume 18 karya yoshito usui. Journal of Japanese Studies, 2(1). https://doi.org/10.30996/mezurashii.v2i1.3561

Eunson, B. (2013). Non-Verbal Communication C21: Communicating in the 21st Century. (3rd ed.). ResearchGate.

Febriana, E. (2020). Peran orangtua terhadap perkembangan moral anak usia dini pada film kartun di desa Trimomukti Lampung Selatan. (Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung). http://repository.radenintan.ac.id/13498/2/SKRIPSI%20EKA%20FEBRIANA%20%2816 11070093%29.pdf

Gora, R. (2016, Juni). Representasi perempuan dalam iklan televisi (Studi Analisis Semiotika Iklan Beng Beng Versi "Great Date"). UBM Journal, 10(1), 160.

Hicks, M. S., McRee, A. L., & Eisenberg, M. E. (2013). Teens talking with their partners about sex: The role of parent communication. American Journal of Sexuality Education, 8(1-2), 1-17. https://doi.org/10.1080/15546128.2013.790219

Hostetter, Autumn B & Alibali, Martha W. (2007) ‘Raise your hand if you’re spatial: relations between verbal and spatial skills and gesture production’, Gesture, 7(1), 73–95. https://doi.org/10.1075/gest.7.1.05hos

Hutchinson, M. K. (1998). Something to talk about: sexual risk communication between young women and their partners. Response, 27(2), 127-133. https://doi.org/10.1111/j.1552- 6909.1998.tb02602.x

Ida, R. (2014). Studi Media dan Kajian Budaya. (1st ed.). Kencana Prenada Media Group. Jaccard, J., Dittus, P. J., & Gordon, V. V. (1998, February). Parent-adolescent congruency in reports of adolescent sexual behavior and in communications about sexual behavior.

Child development, 69(1), 247-261.

Johnson, K. L. (1988) ‘The touch of persuasion’, Broker World. Jurnal Psikologi, 10(2), 80. Lezin, N., Rolleri, L. A., Bean, S., & Taylor, J. (2004). Parent-child connectedness: Implications

for research, interventions and positive impacts on adolescent health. Health (San

Francisco). Santa Cruz, CA: ETR Associates

Liemantara, M. F. (2021). Representasi pola komunikasi keluarga dalam film Dua Garis Biru.

(Skripsi, Universitas Kristen Petra). https://dewey.petra.ac.id/catalog/digital/detail?id=50035

Maulana, G. R. (2020). Mengatasi Pergaulan Bebas Dikalangan Masyarakat Ilmiah. PINISI: Journal of Teacher Professional, 1(1).

Maulati, D., & Prasetio, A. (2017, August). Representasi Peran Ibu Dalam Film" room"(analisis Semiotika Pendekatan John Fiske Pada Film" room" Karya Sutradara Lenny Abrahamson). EProceedings of Management, 4(2).

Mirkin, H. (1984). The passive female the theory of patriarchy. American Studies, 25(2), 39-57. Morris, D. (2002) Peoplewatching: the Desmond Morris guide to body language, Vintage, London. Nisa, A. C., & Nugroho, C. (2019). Representasi Feminisme Dalam Film Drama (Analisis

Semiotika John Fiske Drama Korea My Id Is Gangnam Beauty). (Skripsi, Universitas Telkom).https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/management/ar ticle/viewFile/10592/10447

Pah, T., & Darmastuti , R. (2019). Analisis Semiotika John Fiske Dalam Tayangan Lentera Indonesia Episode Membina Potensi Para Penerus Bangsa Di Kepulauan Sula. Communicare Journal of Communication Studies, 6(1), 7-8. https://doi.org/10.37535/101006120191

Piliang, Y. A. (2016). Hipersemiotika: Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Jalasutra. Rekomendasi Film Inspiratif tentang Parenting, Orang Tua Wajib Nonton. (2021, November 19).

https://www.parapuan.co/read/533002604/rekomendasi-film-inspiratif-tentang-parenting-

orang-tua-wajib-nonton

Rini, K.P. & Fauziah, N. (2019, October). Feminisme dalam Video Klip Blackpink: Analisis

Semiotika John Fiske dalam Video Klip Blackpink Ddu-Du-Ddu-Du. Jurnal Komunikasi

Universitas Garut, 5(2), 321.

Rinta, L. (2015). Pendidikan seksual dalam membentuk perilaku seksual positif pada remaja dan

implikasinya terhadap ketahanan psikologi remaja. Jurnal Ketahanan Nasional, 21(3),

-174.

Rusmana, D. (2014). Filsafat Semiotika: Paradigma, Teori dan Metode Interpretasi Tanda Dari

Semiotika Struktural Hingga Dekonstruksi Praktis (1st ed.). Bandung: Pustaka Setia. Safita, R. (2013). Peranan orang tua dalam memberikan pendidikan seksual pada anak. Jurnal

Edu-Bio, 4(3), 32-40.

Setiawan, S. (2021). Pengertian Keluarga. Guru Pendidikan.

https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-keluarga/

Silvanari, T. A. (2021). Representasi Karakter Ayah pada Film NKCTHI:Nanti Kita Cerita tentang

Hari Ini. Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia, 2(1), 55-72.

https://doi.org/10.22146/jmki.63311

Tari, E., & Tafonao, T. (2019, April). Tinjauan Teologis-Sosiologis Terhadap Pergaulan Bebas

Remaja. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 199-211.

Watuliu, J. (2015). Peranan komunikasi keluarga dalam meningkatkan minat belajar siswa SMU di

desa Warukapas kecamatan Dimembe kabupaten Minahasa Utara. E-journal "Acta

Diurna", 4(4), 1.

Zahara, S., Mulyana, N., & Darwis, R. S. (2021). Peran Orang Tua Dalam Mendampingi Anak

Menggunakan Media Sosial Di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Kolaborasi Resolusi

Konflik, 3(1), 105-114. https://doi.org/10.24198/jkrk.v3i1.32143

Zulkarnain, A. (2019, February). Kajian Semiotika Intertekstualitas Film Ralph Breaks The

Internet. Prosiding In Seminar Nasional Desain dan Arsitektur (SENADA), 2, 144-150.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI