Human Branding Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, pada Masa Pandemi COVID-19 di Media Sosial Twitter

Leonard Refinchie, Titi Nur Vidyarini, Chory Angela Wijayanti

Abstract


Anies Baswedan adalah Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Pada tahun Maret 2020 muncul kasus positif pertama COVID-19 di Indonesia. Jakarta adalah salah satu provinsi dengan kasus positif COVID-19 terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan human branding yang ditampilkan oleh Anies Baswedan melalui media sosial Twitter pada masa pandemi COVID-19. Human brand adalah suatu konsep dalam keilmuan pemasaran politik di mana brand seorang tokoh politik dipandang unik dibandingkan dengann brand tokoh publik lainnya. Keunikan tersebut tertuang dalam tiga elemen, yaitu individu, organisasi/partai, dan ideologi/kebijakan. Tiga elemen tersebut masuk ke dalam dua dimensi human brand yaitu brand authenticity dan brand authority. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif deskriptif.


Keywords


Human branding, branding, Twitter, media sosial, tokoh politik, analisis isi kualitatif

Full Text:

PDF

References


Ahmad, N., & Popa, I.-L. (2014). The Social Media Usage and the Transformation of Political Marketing and Campaigning of the Emerging Democracy in Indonesia: Case Study of the 2012 Gubernatorial Election of the Special Region of the Capital City Jakarta. Dalam B. Pătruţ, & M. Pătruţ (Penyunt.), Social Media in Politics: Case Studies on the Political Power of Social Media (hal. 97-126). Cham: Springer.

American Society for Public Administration. (2012). The Practice of Government Public Relations. (M. Lee, G. Neeley, & K. Stewart, Penyunt.) Boca Raton, Florida, United States of America: Taylor and Francis Group, LLC.

Butler, P., & Harris, P. (2009). Considerations on the evolution of political marketing theory. Marketing Theory, 9(2), 149-164.

California Psychological Association. (2009). A Legislator's Guide: Communicating with Distressed Constituents. Sacramento: California Psychological Association.

Harris, P., & Lock, A. (2010). "Mind the gap": The rise of political marketing and a perspective on its future agenda. European Journal of Marketing, 44(3-4), 297-307.

Kompas.com. (2020, Maret 12). WHO Umumkan Virus Corona sebagai Pandemi Global Halaman all - Kompas.com. (A. P. Utomo, Editor) Dipetik Maret 23, 2021, dari Berita Terkini Hari Ini, Kabar Akurat Terpercaya - Kompas.com: https://www.kompas.com/global/read/2020/03/12/001124570/who-umumkan-virus- corona-sebagai-pandemi-global?page=all

Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Thousand Oaks: Sage Publications, Inc.

Mayring, P. (2000). Qualitative Content Analysis. Forum: Qualitative Social Research Sozialforschung, 1(2), Art. 20.

Ouyang, Y., & Waterman, R. W. (2020). Trump, Twitter, and the American Democracy: Political Communication in the Digital Age (The Evolving American Presidency). London: Palgrave Macmillan.

Penney, J. (2017). The Citizien Marketer: Promoting Political Opinion in the Social Media Age. New York: Oxford University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI