Citra Pemerintah Kota Denpasar Pasca Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Pandemi Covid-19 Di Mata Masyarakat Kota Denpasar

Fransiskus Pedro Budi Saputra, Ido Prijana Hadi, Titi Nur Vidyarini

Abstract


Citra terbentuk dari apa yang dialami oleh publik mengenai organisasi. Semua yang dilakukan oleh perusahaan akan membentuk citra di mata publiknya, sehingga jika apa yang dilakukan negatif maka publik akan memberikan penilaian buruk pada perusahaan, begitu juga sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui citra Pemerintah Kota Denpasar di mata masyarakat Kota Denpasar. Pengukuran citra berdasarkan dengan empat indikator pembentukan citra yaitu Persepsi, Kognisi, Motivasi dan Sikap. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan dengan metode online survey. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner melalui media sosial, dikarenakan berbenturan dengan keadaan pandemi Covid-19 yang membatasi peneliti bertemu secara langsung dengan responden. Metode pengolahan data dilakukan dengan menguji validitas, reliabilitas dan frekuensi, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskripsif dan tabulasi silang (crosstab). Dari hasil penelitian diketahui bahwa gambaran citra Pemerintah Kota Denpasar di mata masyarakat Kota Denpasar bersifat positif, dimana indikator citra paling tinggi adalah indikator Sikap dengan skor rata-rata sebesar 4.01 dan paling rendah adalah indikator Motivasi dengan skor rata-rata 3.32. Untuk perolehan skor rata-rata indikator lainnya diketahui dari indikator Persepsi terdapat skor rata-rata sebesar 3.83 dan dari indikator kognisi yaitu 3.81.


Keywords


Citra Korporat, Pemerintah Kota Denpasar, Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Full Text:

PDF

References


Bimo, Walgito. (2002). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset. Bimo, Walgito. (2010). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: C.V Andi. Burhan Bungin. (2009). Analisis Penelitian Data Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo.

Heryanto, G, & Zarkasy, I. (2012). Public relations politik. Bogor: Ghalia Indonesia.

Jeffkins, Frank. (2003). Public Relations Edisi kelima. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama.

Kasali, Rhenald. (1994). Manajemen Public relations: Konsep Dan Aplikasinya Di Indonesia.

Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Ruslan, Rosady. (2006). Manajemen Public relations dan Media Komunikasi, Konsepsi dan

Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mulyana, Deddy (2000). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Mulyana, Deddy (2010). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Cet. XIV. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya.

Musa, Mohammad. (1998). Metodologi Penelitian. Jakarta: Fajar Agung.

Simatupang, Togar. (2007). Ekomoni Kreatif: Menuju Era Kompetisi dan Persaingan Usahan

Ekonomi Gelombang IV. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Soemirat, Soleh dan Ardianto. (2002). Dasar-dasar Public Relations. Bandung: PT Remaja Rosda

Karya.

Soemirat, Soleh & Ardianto, Elvinaro, (2007), Dasar-Dasar Public Relations. Bandung,

Rosdakarya.

Sutisna. (2003). Perilaku konsumen dan komunikasi pemasaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Sutojo, Siswanto. (2004). Membangun Citra Perusahaan. Jakarta: Damar Mulia Pustaka.

Vos, M. F. (2000). The Corporate Image Concept: A Strategic Approach. Utrecht: Lemma

Wood, Julia T. (2013). Komunikasi Interpersonal dalam interaksi Keseharian, Jakarta: Salemba

Humanika. https://jdih.denpasarkota.go.id/produk-hukum/peraturan-perundang-undangan/perwali/640 https://www.denpasarkota.go.id/home


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI