Isi Pesan The Nine Block Conversation Planner Dan Crisis Response Di Postingan Instagram @Traveloka Selama Masa Pandemi COVID-19

Stefanny Soesanto, Amelia Sidik, Felicia Goenawan

Abstract


Penulisan ini dilakukan untuk mengetahui gambaran umum isi pesan the the nine block conversation planner dan crisis response postingan Instagram @Traveloka selama masa pandemi COVID-19. Dimana media sosial digunakan oleh PR atau MPR Traveloka untuk melakukan komunikasi pemasaran dan follow up communication secara konten selama masa krisis. Penggambaran isi pesan dilihat menggunakan metode analisis isi pada posting dalam media sosial Instagram. Hasil penelitian ini menunjukkan selama 5 bulan yaitu dari 24 April hingga 21 Agustus 2020 (selama masa COVID-19 memiliki frekuensi tertinggi postingan pada awal bulan hari Kamis. Tema pesan yang paling banyak ditemukan adalah avalanche about to roll, sedangkan krisis response yang paling banyak muncul adalah self-enhancement. Dimana tema dan strategi David vs Goliath dan Anti-social or Defensive tidak terlihat pada postingan Instagram. Kemudian pesan disajikan melalui single photo menyertakan caption dan hastag. Dari hal tersebut terciptalah respon dari audien paling banyak netral. Komentar yang ditulis audien kebanyak tidak dibalas Traveloka. Dalam melakukan reply tersebut Traveloka paling banyak melakukan format kode dan tidak menggunakan template.


Keywords


Marketing Public Relations, Pesan pemasaran, Respons krisis, Instagram dan Analisis isi.

Full Text:

PDF

References


Amalia, C.D. (2020). Pengaruh content marketing di Instagram stories @lcheesefactory terhadap minat beli konsumen. JOM FISIP, 7 (1), 1-11. Retrieved Agustus 13, 2020 from : https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/26433.

Bansal, R., Masood, R.Z., & Dadhich, V. (2014). Social Media Marketing -A Tool of Innovative Marketing. Journal of Organizational Management, 3 (1), 1-7.

Bloch, O. (2013). Corporate Identity and Crisis Response Strategies :Challenges and Opp Cinti, P.I.R. (2020, Februari 27). Ada Corona, Traveloka Siap Monitor dan Layani Pembatalan Pemesanan. Detik travel. Retrieved Agustus 1, 2020 from : https://m.detik.com/travel/travel-news/d-4917404/ada-corona-traveloka-siap-monitor-dan-la yani-pembatalan-pemesanan.

Clyne.G. (2019) Social Media Marketing Mastery (2 Manuscripts in 1) :The Ultimate Practical Guide to Marketing, Advertising, Growing Your Business and Becoming an Influencer with Facebook, Instagram, Youtube and More. Garry Clyne.

Coombs, W. T. (2007). Attribution theory as a guide for post- crisis communication research. Public Relations Review, 33 (2), 135–139.

Coombs, W. T. (2015). Ongoing crisis communication: Planning, managing and responding. 2nd ed. Thousand Oaks, SA: Sage.

Diers, A. R. (2009). Strategic crisis response: The strategic model of organizational crisis communication . Germany: VDM Verlag.

Ferreira, N. M. (2019, Juli 23). The best time to post on social media in 2020 (Infographic). Oberlo.com. Retrieve September 9, 2020 from : https://id.oberlo.com/blog/best-time-post-social-media.

Gityandraputra, D.(2020, Mei 26). Cara 4 Startup Unicorn Indonesia Memaksimalkan Konten Instagram. Marketing Craft. Retrieved from : https://marketingcraft.getcraft.com/id-articles/cara-4-startup-unicorn-indonesia-memaksimal kan-konten-instagram.

Hamzah, R.E.(2018). Web series sebagai komunikasi pemasaran digital Traveloka. Journal Komunikasi 1(2). 361-374. Retrieved Agustus 13, 2020 from : https://journal.umsida.ac.id/index.php/kanal/article/view/105/178?download=pdf

Instagram. (2020). Retrieved Agustus 15, 2020 from : https://about.instagram.com/.

Irawan, K. (2017). Analisis isi brand identiy Traveloka melalui iklan televisinya. (TA No. 10011324/KOM/2017). Universitas Kristen Petra, 2017. Retrieved Agustus 2, 2020 from : https://dewey.petra.ac.id/catalog/digital/detail?id=40000

Kelly, L. (2007). Beyond buzz: The next generation of word-of-mouth marketing. New York: AMACOM.

Kotler, P. & Amstrong, G. (2010). Principles of Marketing (14th ed), Pearson Education. Kotler, P. & Keller, K.L. (2009). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Indeks.

Kozinets, R. V., de Valck, K., Wojnicki, A., & Wilner, S. J. (2010). Networked narratives: Understanding word-of-mouth marketing in online communities. Journal of Marketing, 74, 71–89.

Lister, M. (2009). New Media: a critical introduction, Newyork: Routledge.

Machfoedz, M, (2010). Komunikasi Pemasaran Modern. Yogyakarta: Cakra Ilmu. Mohammed, Rafi A., Robert J. Fisher, Bernard J. Jaworski dan Gordon J. Paddison. (2003). Internet Marketing: Building Advantage In A Networked Economy, Second Edition. McGraw-Hill, New York.

Santoso, S. & Tjiptono, F. (2002), Riset Pemasaran : Konsep dan. Aplikasinya dengan SPSS. Jakarta : PT Elex Media Computindo Kelompok.

Scott, E. J. (2016). Social media marketing. Eric J Scott via PublishDrive.

Shalihah, N.F. (2020, Mei 21). Tempat Wisata Dibuka Juni, Ahli Epidemiolog : Bisa Muncul

Klaster Baru!. Kompas.com. Retrieved November 12, 2020 from : https://www.kompas.com/tren/read/2020/05/21/083100865/tempat -wisata-dibuka-juni-ahli-epidemiolog--bisa-muncul-klaster-baru-?page=all

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta. Susanti, R. (2020,Juli 17). Melihat kebiasaan baru traveller Indonesia di Era New Normal. Kompas.com. Retrieved September 15, 2020 from

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/07/17/073408520/melihat-kebiasaan-baru-traveller-i

ndonesia-di-era-new-normal?page=all.

Thomas, Colin Coulson. (2002). Public Relations : pedoman praktis untuk PR. Cetakan ketiga.

Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Thurau, H.T., Gwinner,K.P., Walsh. G. & Gremler, D.D. (2004). Electronic Word of Mouth Via

Consumer Opinion Platform : What Motivates Consumers To Articulate Themselves on TheInternet?. Journal of Interactive Marketing 18(1), 38-52. Retrieved Agustus 20, 2020 from : https://www.researchgate.net/publication/227606375_Electronic_word-of-mouth_via_consu mer-opinion_platforms_What_motivates_consumers_to_articulate_themselves_on_the_Inter net.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI