Taktik Self Presentation Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta melalui Twitter @aniesbaswedan

Evelyne Harsono, Gatut Priyowidodo, Jandy Edipson Luik

Abstract


Self presentation adalah proses individu untuk membentuk image yang orang lain pikirkan maupun apa yang kita pikirkan tentang diri kita sendiri. Taktik dalam self presentation terbagi menjadi dua indikator dengan 13 sub indikator yaitu defensive self presentation (excuse, justification, disclaimer, self handicapping, apology) dan assertive self presentation (ingratiation, intimidation, supplication, entitlement, enhancement, basking, blasting dan exemplification). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui taktik self presentation Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta melalui akun Twitter @aniesbaswedan. Penelitian ini ingin melihat bagaimana presentasi diri Anies Baswedan sebagai Gubernur tunggal mulai tanggal 27 Agustus 2018 hingga 14 April 2020. Sebagai Gubernur tunggal banyak pekerjaan yang harus dilakukan seorang diri sehingga Anies dapat kewalahan dalam mengerjakannya.

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode analisis isi kuantitatif yang menganalisis 748 sampel tweets. Temuan penelitian ini ini menunjukkan bahwa taktik dengan frekuensi yang tinggi dan sering ditampilkan adalah taktik assertive self presentation khususnya ingratiation, di mana Anies memberikan pujian kepada orang lain. Berbeda dengan taktik defensive self presentation di mana frekuensi penggunaannya sangat kecil. Dapat dilihat bahwa Anies Baswedan sebagai Gubernur tunggal tidak ingin memperlihatkan dirinya sebagai seseorang yang banyak melakukan defensive self presentation.


Keywords


Self Presentation, Anies Baswedan, Aktor Politik, Pesan, Twitter

Full Text:

PDF

References


Ardianto, E. (2010). Metode Penelitian Untuk Public Relatios Kuantitatif Dan Kualitatif. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Brogan, C. (2010). The social. In Powers of Freedom. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Cangara, H. (2009). Komunikasi Politik: Konsep, Teori dan Strategi. Jakarta: Rajawali Pers.

Cole, A., & Rozelle, E. (2011). Emotional Intelligence And Impression Management: A Theoretical Framework. Insights Journal, 2011(1), 93-114.

Dershowitz, A. M. (1994). The abuse excuse: And other cop-outs, sob stories, and evasions of responsibility. Boston: Little, Brown, and Company.

Faiz, D. (2018, Agustus 27). Sandiaga Uno Resmi Mundur sebagai Wakil Gubernur DKI. Retrieved September 13, 2020, from www.cnnindonesia.com: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180827151253-20-325219/sandiaga-uno-resmi- mundur-sebagai-wakil-gubernur-dki

Goffman, E. (1959). The presentation of self. In Life as Theater: A Dramaturgical Sourcebook. New York: Doubleday Anchor Books.

Kontan.co.id. (2019, Oktober 16). Sudah dua tahun tanpa wakil gubernur, Anies merasa kerepotan. Retrieved Oktober 8, 2020, from www.regional.kontan.co.id: https://regional.kontan.co.id/news/sudah-dua-tahun-tanpa-wakil-gubernur-anies-merasa- kerepotan-dan-sering-minta?page=all

Leary , M., & Kowalski, R. (1990). Impression Management: A Literature Review and Two- Component Model. Psychological Bulletin, 107(1), 34–47. doi:https://doi.org/10.1037/0033- 2909.107.1.34

Lee, e. A. (1999). Development of a self-presentation tactics scale. South Korea: Hanyang University.

Mulyana, D. (2016). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Safira, A., Putri, D. W., & Wattimena, G. H. (2019). Presentasi Diri Beauty Influencer Abel Cantika melalui Youtube Channel. Profetik Jurnal Komunikasi, 30. doi:DOI: https://doi.org/10.14421/pjk.v12i1.1583

Shepperd, J. A., Miller, P. J., & Arkin, R. M. (1986). Self-handicapping and Self-consciousness. Chicago: Midwestern Psychological Association.

Tempo. (2018, 12 20). www.koran.tempo.co. Retrieved 11 19, 2020, from Anies Mengakui Kewalahan tanpa Wakil Gubernur: https://koran.tempo.co/read/metro/438385/anies- mengaku-kewalahan-tanpa-wakil-gubernur

tirto.id. (n.d.). Anies Rasyid Baswedan. Retrieved September 13, 2020, from www.tirto.id: https://tirto.id/m/anies-rasyid-baswedan-hQ

Zhacky, M. (2018, Agustus 27). Alasan Sandi Pilih Mundur dari Wagub: Hindari Politisasi Jabatan. Retrieved September 13, 2020, from www.news.detik.com: https://news.detik.com/berita/d-4184584/alasan-sandi-pilih-mundur-dari-wagub-hindari- politisasi-jabatan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI