Komunikasi Keluarga Dalam Mengatur Penggunaan Gawai Pada Anaknya

Johanna Alicia Gunawan, Desi Yoanita, Fanny Lesmana

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana komunikasi orang tua dalam mengatur penggunaan gawai pada anaknya. Bagaimana mengimplementasikan aturan yang diberikan dan mengatasi anak yang mengalami ketergantungan terhadap gawai. Dalam hal ini, dipilih 2 keluarga, yaitu keluarga A dan keluarga B. Anak dari keluarga A mengalami ketergantungan bermain gawai. Sedangkan dalam keluarga B anaknya tidak mengalami ketergantungan gawai. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Dalam pelaksanaanya, teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pola komunikasi keluarga, aturan keluarga yang terkait dengan kekuasaan, Komunikasi orang tua dan anak dan asumsi aturan. Hasil penelitian yang diperoleh dalam kedua keluarga, keluarga A dan keluarga B memiliki pola asuh dan pola komunikasi yang berbeda. Dalam keluarga A, komunikasi dalam pemberian aturan diterapkan secara verbal tanpa sentuhan fisik dan kehangatan dari orang tua. Sedangkan di keluarga B, kehangatan dan hubungan adalah hal pertama yang harus dicapai. Perbedaan ini yang menyebabkan hasil dari aturan untuk sang anak berbeda. Selain itu dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa hubungan orang tua dan anak sangat berpengaruh bagi berjalannya dan hasil dari aturan yang dijalankan dalam sebuah keluarga.


Keywords


Komunikasi orang tua dan anak, aturan dalam keluarga, penggunaan gawai, komunikasi keluarga

References


Chris,Segrin. & Jeanne,Flora. (2005). Family Communication” London: Lawrence Erlbaum Associates, Publisher Mahwah, New Jersey

Dedy, Mulyana. (2000). Ilmu Komunikasi, Suatu Pengantar. Bandung:Remaja Rosadakarya

Devito, Joseph. (1997). Human Communication. New York: Harper Collinc DeVito, Joseph.(2009). The Interpersonal Communication 12th edition.

United States of America: Pearson education International Book

Devito, Joseph. (2013). “Interpersonal Messages”.English: Pearson Education Dedi, Hendrian, Komisi Perlindungan Anak Indonesia/ KPAI, 23 Januari 2018,Baru dibuka 2 hari, KPAI sudah terima 10 laporan anak kecanduan

Gawai

Hurlock, E. B. (1981) Child Development, Sixth Edition. Mc. Graw Hill Kogakusha International Student

Inda Lestari, Agus Wahyudi Riana, & Budi M.Taftarzani.(2015). Pengaruh

gadget pada interaksi sosial dalam keluarga. Jurnal Universtas Padjajaran, Vol 2, No 2

Kathleen, M, Galvin & Carma L, Blyund & Bernard J, Brommel (2000)

Family Communication cohesion and change seventh Edition. Pearson Education. Inc.

Kriyantono, Rachmat,( 2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Prenada

Moleong, Lexy J. (2013).Metodologi Penelitian Kualitatif edisi Revisi. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya

Prof. dr. Jurka, Lepičnik, Vodopivec. (2014). The Information Communication

technology in the home environment of four year old pre-school children (JPMNT) Journal of Process Management – New Technologies, International Vol. 2, No.1, 2014. Faculty of Education – University of Primorska

Thomas J. Socha & Glen H. Stamp. (2009).Parents and Children Communicating with Society. New York:Routledge


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI