PERBANDINGAN PENGARUH METODE PENEMPATAN DAMPER TERHADAP KINERJA SEISMIK STRUKTUR

Authors

  • Kenny Angkasaputra Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra
  • Favian Sebastiano Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra,
  • Pamuda Pudjisuryadi Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra
  • Benjamin Lumantarna Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Keywords:

piggyback, header, ECU

Abstract

Perkuatan bangunan menggunakan damper adalah salah satu cara yang sudah terbukti efektif. Permasalahan muncul pada saat mengaplikasikan damper, karena damper mempunyai tipe yang berbeda-beda dan teori metode perletakkan tidak selalu bisa diterapkan. Metode yang paling aplikatif adalah metode SSSA, penelitian ini akan mengkaji metode SSSA dan membandingkan dengan metode uniform dan metode yang diusulkan oleh penulis. Ketiga metode akan diterapkan pada 2 bangunan 10 lantai yang memiliki desain yang berbeda. Performa dari masing-masing metode akan dievaluasi melalui interstory drift dan damage index. Analisa menggunakan non-linear direct integration time history dengan program SAP2000 v.18.2. damper viscoelastic menggunakan VSL Gensui Damper. Beban gempa 2500 tahun yang diterapkan diperhitungkan pada kota Kupang dan Bali. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa metode SSSA adalah metode yang lebih efektif dibandingkan metode Uniform dalam mengurangi kerusakan bangunan serta memperbaiki interstory drift dari bangunan. Sedangkan untuk Proposed Method dapat terlihat potensinya disaat penerapan pada bangunan kedua. Namun apakah metode usulan lebih unggul dibandingkan metode SSSA masih belum jelas. Walaupun metode yang diusulkan dapat memperbaiki interstory drift lebih baik daripada metode SSSA, namun metode usulan tidak selalu dapat memperbaiki sendi plastis dari bangunan. Oleh karena itu perlu penyelidikan lebih lanjut pada kasus – kasus lain.

References

Badan Standardisasi Nasional. (2012). Tata Cara Perenanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung Non Gedung, SNI 1726-2012. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

FEMA356. (2000). NEHRP Guidelines for The Seismic Rehabilitation of Buildings.Federal Emergency Management Agency, Washington, D.C.

Garcia, D.L. “A Simple Method for the Design of Optimal Damper Configuration in MDOF Structures.” Winning Paper EERI Student paper award 2001.

Montejo, L.A. (2007). CUMBIA. North California: Department of Civil, Construction, and Environmental Engineering, North California State University.

Susanto, A. (2011). Non Linear Time History Seismic Analysis with Gensui Dampers in ETABS. Chai Wan, Hongkong: VSL Hongkong Limited.

Takewaki, I. (1997). “Optimal Damper Placement for Minimum transfer function.” Earthquake Engineering and Structural Dynamics, Vol. 26, 1113Ð1124 (1997).

Whittle, J.K. (2011). Strategic Placement of Viscous Dampers For Seismic Structural Design. University of Oxford, Oxford, United Kingdom.

Downloads

Published

2019-02-11