AGREGAT RINGAN GEOPOLIMER BERBASIS LUMPUR SIDOARJO

Authors

  • Erwin Suryawangi Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
  • Yohanes Takarendehang Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
  • Djwantoro Hardjito Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Program Studi Teknik Sipil

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh komposisi pasta dan waktu curing terhadap karakteristik agregat buatan yang terbuat dari lumpur sidoarjo berbasis geopolimer. Lumpur Sidoarjo di bakar pada suhu 945oC selama 5 jam, dan kemudian digiling untuk mengurangi ukuran partikel menjadi kurang dari 63μm. Karakteristik lumpur di cek menggunakan X-Ray fluorescence (XRF). Pasta geopolimer dicampurkan menggunakan penggabungan NaOH ke dalam campuran, bersama-sama dengan larutan sodium silikat dan juga tanpa NaOH. Konsentrasi sodium silikat divariasikan menjadi empat variasi yang berbeda, sedangkan waktu curing di variasikan menjadi 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Kelecakan dari pasta geopolimer ditentukan terlebih dahulu untuk menentukan pembuatan pelet agregat dengan diameter kurang dari 1,5 cm. Uji berat jenis dan stabilitas pelet agregat dilakukan di dalam air, sedangkan pengujian terhadap kuat tekan dilakukan pada sampel kubus 5x5x5 cm3. Hasil menunjukkan bahwa komposisi terbaik memiliki berat jenis 1,6 gr/cm3 dan kuat tekan 3.2MPa. Ketika diterapkan sebagai agregat di dalam beton, kuat tekan Beton menjadi sekitar 10MPa dengan berat jenis 2kg/cm3.

References

ASTM C 230M. Standard Specification for Flow Table for Use in Tests of Hydraulic Cement

ASTM C 109-05, 2005. Standard Test Method for Compressive Strength of Hydraulic Cement Mortars (Using 2-in. or [50-mm] Cube Specimens)

Adiningtyas, T., Ekaputri, J. J., & Triwulan. (2007). Analisa Sifat Mekanik Beton Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil “Torsi”, 27 (3), 33-47

Davidovits, J. (2008). Geopolymer Chemistry and Application. Geopolymer Institute: Saint Quentin.

Fansuri, H., Prasetyoko, D., Zhang, Z., & Zhang, D. (2012). The Effect of Sodium Silicate and Sodium Hydroxide. Asia-Pacific Journal of Chemical Engineering 7, 73-79

Hardjito, D. (2002). Geopolimer lagi. Retrieved from http://www.scribd.com/doc/38273312/Geopolimer

Mohd.Ismail, H. K., Fathi, M. S., & Manaf, N. bte. (2003). Study of Lightweight Concrete Behaviour. Universiti Teknologi Malaysia

SNI 03-3449-2002. Tata Cara Perancangan Campuran Beton Ringan Dengan Agregat Ringan.

SNI 03-1974-1990. Metode Pengujian Kuat Tekan Beton.

SNI 03-2461-2002. Spesifikasi Agregat Ringan Untuk Beton Ringan Struktural.

Downloads

Issue

Section

Articles