ANALISA STABILISASI TANAH LUNAK DENGAN CAMPURAN PORTLAND CEMENT DAN FLY ASH UNTUK DIAPLIKASIKAN PADA BANGUNAN RUMAH TINGGAL 2 LANTAI

Yohanes Febrian Onggara, Daniel Tjandra, Johanes Indrojono Suwono

Abstract


Tanah lunak merupakan jenis tanah kohesif yang terdiri dari butiran-butiran kecil seperti lempung dan lanau. Tanah lunak memiliki sifat gaya geser rendah, pemeabilitas rendah, pemampatan tinggi, dan daya dukung tanah rendah sehingga memerlukan stabilisasi tanah. Stabilisasi dilakukan dengan menggunakan material semen dan fly ash. Pengujian dilakukan menggunakan tanah lunak yang diambil dari PT. Endo Surabaya dengan nilai kuat tekan bebas tanah asli 0.48 kg/cm2. Pengujian yang dilakukan meliputi karakteristik tanah asli, UCT dan CBR unsoaked. Benda uji yang dibuat berjumlah 3 untuk pengujian masing-masing karakteristik tanah asli dan masing-masing 2 benda uji dibuat untuk tiap variasi campuran pengujian UCT dan CBR unsoaked. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui campuran optimum semen dan fly ash dan dampak pemeraman (2 hari dan 4 hari) pada daya dukung dan sifat fisik tanah lunak agar bisa diaplikasikan kepada pembangunan rumah tinggal 2 lantai. Dari hasil penelitian UCT dan CBR terjadi kenaikkan kekuatan tekan bebas tanah undisturbed sebesar 273% dan tanah asli sebesar 190% jika dibandingkan dengan daya dukung tanah yang sudah distabilisasi. Pada aplikasi perhitungan daya dukung pondasi lajur rumah tinggal 2 lantai didapati daya dukung minimum tanah stabilisasi mampu menopang rumah tinggal 2 lantai dengan berat 22 ton menggunakan dimensi pondasi lajur sebesar 400 x 80 cm

Keywords


tanah lunak, portland cement, fly ash, kuat tekan bebas, CBR

Full Text:

PDF

References


American Society for Testing and Materials. (1971). Standard Test Method of Test for Plastic Limit of Soil, (ASTM) D 424-74.

American Society for Testing and Materials. (1972). Method of Test for Liquid Limit of Soils, (ASTM) D 423-66.

American Society for Testing and Materials. (1985). Standard Test Method for Unconfined Compressive Strength of Cohesive Soil, (ASTM) D2166-85.

Chen, F.H. (1975). “Foundations on Expansive soil”. Elsevier Science Publishing Company, New York.

Craig, R.F. (1994). Mekanika Tanah. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Erdina, T.U., Indra, N.H, & Kabul, S. (2019). Analisis Stabilitas pada Perbaikan Tanah Lunak Metode Preloading dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga. Jurnal Teknik Sipil I tenas, Vol 5 (No.3)

Hardiyatmo, H.C. (2002). “Mekanika Tanah I” Edisi 3. PT. Gramedia Pustaka Umum, Jakarta

Krebs, R.D. and Walker. (1971). Highway Materials, McGraw-Hill Book Company. New York, N.Y.

Kezdi, A. (1979). “Stabilization Earth Roads”. Elvesier Scientific Publishing Company. New York

SoilIndo. (2017). Stabilisasi Tanah Menggunakan Material Semen. Jakarta

Sukirman, S. (1995). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Nova, Bandung

Tjokrodimuljo, K. (1992). Bahan Bangunan. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Gadja Mada. Yogyakarta

Tjokrodimuljo, K. (1992). Teknologi Beton. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Gadja Mada. Yogyakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :