ANALISIS DIFFERING SITE CONDITIONS PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA

Yafet Setiawan, Jonathan Kurniawan, Andi Andi

Abstract


Dewasa ini sebagian besar proyek konstruksi harus mengalami hambatan fisik berupa
perubahan kondisi lapangan tak terduga. Sangat jarang pelaksanaan proyek dapat berjalan persis dengan
apa yang dikatakan dalam dokumen kontrak maupun kondisi yang diharapkan secara wajar. Perubahan
kondisi lapangan tersebut umumnya dikenal dengan istilah Differing Site Conditions (DSC). Tujuan dari
penelitian ini yaitu mengidentifikasi tingkat frekuensi dan alokasi risiko aktual dari kejadian DSC,
keberadaan klausul DSC, tingkat signifikansi dampak maupun strategi yang efektif untuk meminimalisir
terjadinya DSC. Penelitian diawali dengan studi literatur penelitian terdahulu terkait DSC dilanjutkan
penyebaran kuesioner kepada pihak owner maupun kontraktor di Surabaya. Pengolahan dan analisis
data dibantu dengan mean maupun standar deviasi guna menghindari perolehan urutan yang sama. Hasil
penelitian menunjukan bahwa tingkat frekuensi terbesar dari kejadian DSC Tipe I adalah kehadiran
muka air tanah yang tidak diindikasi kontrak sedangkan kejadian Tipe II adalah muka air tanah yang
korosif. Terjadi kesamaan dan perbedaan pandangan pada pengalokasian risiko kejadian DSC.
Keberadaan pasal kontrak yang mengatur DSC dalam proyek cenderung kecil bahkan tidak ada.
Dampak waktu dan biaya terkait DSC yang paling signifikan adalah penundaan waktu karena redesign
dan adanya biaya akibat time delay. Keterlibatan profesional dalam membuat laporan geoteknik menjadi
strategi yang paling efektif meminimalisir terjadinya DSC.


Keywords


differing site conditions, frekuensi, alokasi risiko, kontrak, dampak

Full Text:

PDF

References


Amarasekara, W. D. L., Perera, B. A. K. S., & Rodrigo, M. N. N. (2018). “Impact of Differing Site Conditions on Construction Projects.” Journal of Legal Affairs and Dispute Resolution in Engineering and Construction. Vol 10, No.3, 2-9.

Callahan, M. T. (2005). Construction Change Order Claims, Aspen Publishers, New York, U.S.

Fisk, E. R., & Reynolds, W. D. (2010). Construction Project Administration, Pearson, New Jersey, U.S.

Hanna, A. S., Swanson, J. R., & Aoun, D. G. (2014). “Proper Risk Allocation During Construction: Differing Site Conditions.” Journal of Legal Affairs and Dispute Resolution in Engineering and Construction. Vol.6, No.4, 2-8.

Kelley, G. S. (2013). Construction Law: An Introduction for Engineers, Architects, and Contractors, Wiley, Hoboken, Unites States.

Khalef, R., El-adaway, I. H., Assaad, R., & Kieta, N. (2021). “Contract Risk Management: A Comparative Study of Risk Allocation in Exculpatory Clauses and Their Legal Treatment.” Journal of Legal Affairs and Dispute Resolution in Engineering and Construction. Vol. 13, No. 1, 3-13.

McNulty, C. M. & Kutil, P.M. (2002). “Differing Site Condition.” Differing Site Condition, < http://www.king-king-law.com> (September 7, 2021).

Mishra, A. K. & Aithal, P. S. (2022). “Causes and Effects of Design Change of Construction Projects.” International Journal of Applied Engineering and Management Letters, Vol 6 No.1, 87-99.

Smith, C., & Hancock, L. L. P. (2001). Common Sense Construction Law, John Wiley & Sons, New Jersey, United States.

Siddiqi, K & Akinhanmi, A. (2006). “Managing Delays Caused by DSC.” Building Integration Solutions. Proceedings of Architectural Engineering Conference, Omaha, United States, March 29 – April 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :