ANALISA KOMPETENSI BEBERAPA MANDOR PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA

Antonio Erson Raharja, Arthur Lawrence, Paulus Nugraha

Abstract


Perkembangan proyek konstruksi di Surabaya dan sekitarnya menuntut peningkatan
kualitas dan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat. Mandor yang memimpin tenaga kerja
diharuskan memiliki kompetensi kerja yang baik untuk menunjang keberhasilan proyek. Penelitian ini
dilakukan untuk menentukan sejauh mana tingkat kompetensi mandor menurut mandor dan kontraktor,
mengetahui indikator kompetensi mandor mana yang dianggap paling penting menurut mandor dan
kontraktor, dan menentukan apakah terdapat perbedaan tingkat kompetensi antara mandor yang
memiliki sertifikasi dan belum memiliki. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner
kepada mandor dan kontraktor di beberapa proyek di Surabaya dan sekitarnya. Analisa data yang
dilakukan adalah uji validitas, reliabilitas, mean dan independent T Test. Hasil penelitian menunjukkan
tingkat kompetensi mandor menurut mandor dan kontraktor di Surabaya sudah baik. Indikator
kompetensi yang dinilai paling tinggi menurut kontraktor adalah pengetahuan tentang jenis dan lingkup
pekerjaan, sedangkan menurut mandor adalah membaca dan memahami gambar kerja dengan teliti dan
tepat. Mandor yang memiliki sertifikasi menunjukkan tingkat kompetensi yang lebih tinggi pada
beberapa indikator kompetensi, yaitu memiliki keinginan untuk mengajar kemajuan orang lain,
mengawasi pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan metode kerja, spesifikasi teknis dan jadwal kerja,
memiliki pengetahuan tentang jenis dan lingkup pekerjaan, memiliki pengetahuan tentang K3, serta
mengukur dan menghitung hasil kerja tepat sesuai kenyataan.


Keywords


analisa kompetensi mandor, indikator kompetensi mandor, sertifikasi mandor.

Full Text:

PDF

References


Departemen Pekerjaan Umum. (2007). Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 340 KPTS/M/2007 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Tenaga Terampil dan Tenaga Ahli di Bidang Jasa Konstruksi. Ghozali, I. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Maulana, R. E. (2020). Analisis Pengetahuan, Keterampilan Dan Sikap Mandor Berdasarkan SKKNI Terhadap Kinerja Mandor Pada Proyek Konstruksi Di Kudus. Master’s Thesis, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang. Raharjo, H. A., and Bermawi, H. (2014). “Mandor, for Solving Competitive Construction Business in Indonesia.” International Journal of Engineering and Technology, Vol. 6, No. 2, 151–154. Rahayu, K. N. P. dan Maradona, A. F. (2020). “Sertifikasi Konstruksi Tenaga Kerja : Antara Mengikuti Peraturan Pemerintah dan Membangun Kompetensi Bisnis.” Kinerja, Vol. 17, No. 1, 45-51. Serpell, A. and Ferrada, X. (2007). “A Competency‐Based Model for Construction Supervisors in Developing Countries.” Personnel Review, Vol. 36, No. 4, 585–602. Shalley, C. E., Zhou, J., and Oldham, G. R. (2004). “The Effects of Personal and Contextual Characteristics on Creativity: Where Should We Go from Here?.” Journal of Management, Vol. 30, No. 6, 933–958. Soemardi, Biemo, W., Soenaryo, I., Budiman, A. and Soekiman, A. (2010). “Assessing the Role and Competence of Mandor in Indonesia Construction Industry.” Second International Conference on Construction in Developing Countries, Vol. 14, 859–864. Spencer, L.M. & Spencer, S.M. (1993). Competence at Work: Models for Superior Performance, John Wiley & Sons, New York. Zen, A. (1997). Sumber Daya Manusia Sektor Informal Jasa Konstruksi, Mediatama Saptakarya, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :