PENGARUH KOMPOSISI DAN KADAR ALKALI ACTIVATOR DALAM PEMBUATAN ONE-PART GEOPOLYMER

Authors

  • William Alexander Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra
  • Jonathan Robby Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra
  • Djwantoro Hardjito Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra

Keywords:

Customer Status, Self Brand Association, Conspicuous Consumption.

Abstract

Proses produksi semen memberikan kontribusi sebesar 8% dari total emisi CO₂ yang dilepaskan ke udara. Oleh karena itu, dikembangkan beton geopolimer yang mana menggunakan fly ash sebagai alternatif bahan. Namun, geopolimer one-part yang menggunakan NaOH dan Na₂SiO₃ menghasilkan suhu campuran yang tinggi sehingga meningkatkan resiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggunakan Na₂CO₃ dan Na₂SiO₃ sebagai alternatif alkali activator yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Na₂CO₃ dan Na₂SiO₃ dalam kadar dan rasio tertentu dapat menghasilkan kuat tekan yang setara dengan penggunaan NaOH dan Na₂SiO₃. Selain itu, untuk mencapai kuat tekan optimum, penggunaan NaOH diperlukan dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan penggunaan Na₂CO₃ karena keduanya memiliki massa molekul relatif yang berbeda. Dalam penelitian ini juga didapatkan bahwa semakin menurunnya kadar Na₂SiO₃ dalam campuran, efflorescence yang terjadi semakin banyak diiringi dengan menurunnya kuat tekan. Namun, efflorescence sangat bergantung pada pori sampel tersebut. Semakin besar pori yang terdapat pada sampel, maka efflorescence yang terjadi akan semakin banyak.

References

Antoni, A., Shenjaya, S. D., Lupita, M., Santosa, S., Wiyono, D., and Hardjito, D. (2020). "Utilization of Low Sulfur Fly Ash from Circulating Fluidized Bed Combustion Burner as Geopolymer Binder." Civil Engineering Dimension. Vol. 22, No. 2, 94–100.

ASTM C618-12a. (2012). "Standard Specification for Coal Fly Ash and Raw or Calcined Natural

173

Pozzolan for Use in Concrete." United State of America: ASTM International. 1–5.

ASTM C778-02. (2003). "Standard Specification for Standard Sand." United State of America: ASTM International.

ASTM D5239-98. (2004). "Standard Practice for Characterizing Fly Ash for Use in Soil Stabilization." United State of America: ASTM International.

C109M-07, A. (2007). "Compressive Strength of Hydraulic Cement Mortars (C 109)." United State of America: ASTM International. 29–31.

Cong, P., and Cheng, Y. (2021). "Advances in Geopolymer Materials: A Comprehensive Review." Journal of Traffic and Transportation Engineering (English Edition). Vol. 8, No. 3, 283–314.

Ivy, G., and Wijaya, K. (2021). Pengaruh Komposisi Alkali Activator dan Metode Pencampuran pada Pembuatan One-Part Geopolymer. Skripsi, Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Luukkonen, T., Abdollahnejad, Z., Yliniemi, J., Kinnunen, P., and Illikainen, M. (2018). "One-part Alkali-Activated Materials: A Review." Cement and Concrete Research. Vol. 103, 21–34.

Mikulčić, H., von Berg, E., Vujanović, M., Priesching, P., Perković, L., Tatschl, R., and Duić, N. (2012). "Numerical Modelling of Calcination Reaction Mechanism for Cement Production." Chemical Engineering Science. Vol. 69, No. 1, 607–615.

Shah, S. F. A., Chen, B., Oderji, S. Y., Haque, M. A., and Ahmad, M. R. (2020). "Improvement of Early Strength of Fly Ash-slag based One-part Alkali Activated Mortar." Construction and Building Materials. Vol. 246.

Zhu, H., Qiao, P., Zhang, Y., Chen, J., and Li, H. (2021). "Efflorescence of Microwave-heated Alkali-activated Cement Synthesized with Ultrafine Coal Combustion Ashes." Fuel. Vol. 303.

Downloads