SURVEI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI MENURUT PERATURAN MENTERI PUPR 21 TAHUN 2019 PADA BEBERAPA PROYEK DI SURABAYA

Piniela - Sutandi, Stevanny - Wicaksana, Paulus - Nugraha

Abstract


Mengingat urgensi angka kecelakaan kerja konstruksi di Indonesia, pemerintah mengatur penyelenggaraan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dalam perundang-undangan serta mewajibkan pelaksanaannya. Penelitian mengenai Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2019 belum pernah dilakukan sebelumnya, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan SMKK dan mengetahui hambatan utama penerapan SMKK pada beberapa proyek di Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada tim K3 (safety officer) pada 30 proyek di Surabaya. Data hasil kuesioner diolah menggunakan metode uji validitas dan reliabilitas, analisa deskriptif RII untuk menguji 5 elemen penerapan SMKK, dan analisa mean untuk menguji 3 elemen hambatan penerapan SMKK. Dari analisa validitas dan reliabilitas menyatakan bahwa semua variabel valid dan reliabel. Hasil dari analisa deskriptif RII penerapan SMKK di beberapa proyek di Surabaya memiliki nilai terendah sebesar 77,333% dan dikategorikan penerapan sedang (nilai RII 60% - 85%) dan nilai tertinggi sebesar 92% dan dikategorikan penerapan baik (nilai RII >85%). Sedangkan hambatan utama penerapan SMKK berdasarkan analisa mean adalah sanksi pemerintah terlalu ringan menyebabkan SMKK tidak diterapkan secara memadai. Lalu tidak adanya insentif dikarenakan kurangnya atau bahkan tidak adanya dana. Jadwal proyek yang ketat juga menyebabkan pekerja tidak terampil dalam menyelesaikan pekerjaannya tidak memprioritaskan SMKK.

Keywords


sistem manajemen keselamatan konstruksi (SMKK), hambatan utama penerapan keselamatan konstruksi, survei penerapan SMKK

Full Text:

PDF

References


Abas, N. H., Yusuf, N., Suhaini, N. A., Kariya, N., Mohammad, H., & Hasmori, M. F. (2020). Factors Affecting Safety Performance of Construction Projects: A Literature Review. The 2nd Global Congress on Construction, Material and Structural Engineering, 713. doi:10.1088/1757-899X/713/1/012036

Brown, S., Getz, D., Pettersson, R., & Wallstam, M. (2015). Event Evaluation: Definitions, Concepts and a State of the Art review. International Journal of Event and Festival Management, 6(2), 135-157. doi:10.1108/IJEFM-03-2015-0014

Dharmayanti, G. A., Pramana, G. N., & Diputra, G. A. (2018). Kendala Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Kontraktor di Bali. Jurnal Teknik Sipil, 15(1), 12-18.

Durdyev, S., Mohamed, S., Lay, M. L., & Ismail, S. (2017). Key Factors Affecting Construction Safety Performance in Developing Countries: Evidence from Cambodia. Construction Economics and Building, 17(4), 48-65. doi:10.5130/AJCEB.v17i4.5596

Garnica, G. B., & Barriga, G. D. (2018). Barriers to Occupational Health and Safety Management in Small Brazilian Enterprises. Production, 28. doi:10.1590/0103-6513.20170046

Gundecha, M. M. (2012, September). Study of Factors Affecting Labour Productivity at a Building Construction Project in the USA: web survey. 1-76.

International Standards Organization. (2018). ISO 45001: Occupational Health and Safety Management Systems - Requirements with Guidance for Use.

Lestari, T., & Trisyulianti, E. (2009). Hubungan Keselamatan dan Kesehatan (K3) dengan Produktivitas Kerja Karyawan (Studi Kasus: Bagian Pengolahan PTPN VIII Gunung Mas, Bogor). Jurnal Manajemen, 1(1), 73-79.

Moeheriono. (2012). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Grafindo Persada Jakarta.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21 Tahun 2019 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi. (2019). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

Pratasis, P. A., & Mangare, J. B. (2017). Faktor-Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi di Kota Manado. Jurnal Sipil Statik, 5(4), 187-194.

Pratiwi, D. (2019, January 15). Kemnaker: Kecelakaan Kerja Paling Banyak di Sektor Konstruksi. Retrieved January 25, 2021 from Valid News: https://www.validnews.id/Kemnaker--Kecelakaan-Kerja-Paling-Banyak-Di-Sektor-Konstruksi-SQP

Rashid, I. A., Bassioni, H., & Bawazeer, F. (2007). Factors Affecting Safety Performance in Large Construction Contractors in Egypt. In: Boyd, D (Ed) Procs 23rd Annual ARCOM Conference, 661-670.

Reese, C. D., & Eidson, J. V. (2006). Handbook of OSHA Construction Safety and Health. Boca Raton, FL: CRC Press.

Sawacha, E., Naoum, S., & Fong, D. (1999). Factors Affecting Safety Performance on Construction Sites. International Journal of Project Management, 17(5), 309-315.

Sunindijo, R. Y. (2015). Improving Safety Among Small Organisations in the Construction Industry: Key Barriers and Improvement Strategies. Procedia Engineering, 125, 109-116. doi:10.1016/j.proeng.2015.11.017

Umeokafor, N. (2017). Barriers to Construction Health and Safety Self-Regulation. Civil Engineering Dimension, 19(1), 44-53. doi:10.9744/CED.19.1.44-53

Usukhbayar, R., & Choi, J. (2020). Critical Safety Factors Influencing on the Safety Performance of Construction Projects in Mongolia. Journal of Asian Architecture and Building Engineering, 19(6), 600-612. doi:10.1080/13467581.2020.1770095

Yiu, N. S., Sze, N. N., & Chan, D. W. (2018). Implementation of Safety Management Systems in Hong Kong Construction Industry – a Safety Practitioner's Perspective. Journal of Safety Research, 64, 109.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :