KARAKTERISTIK TANAH KUPANG DENGAN CAMPURAN SEMEN KUPANG UNTUK LAPIS FONDASI JALAN

Deborah Maria Getruide L, Ricky Fernando Yong, Paravita Sri Wulandari, Harry - Patmadjaja

Abstract


Semen merupakan salah satu campuran yang paling sering digunakan dalam stabilisasi tanah. Pada penelitian ini peneliti menambahkan campuran semen Kupang 4%, 6%, 8% ke dalam tanah Kupang untuk diketahui karakteristik untuk lapis pondasi jalan yang memenuhi syarat Bina Marga serta kadar semen optimum yang memenuhi syarat Kuat Tekan Bebas (UCS) dan California Bearing Ratio (CBR). Metode penelitian ini meliputi pengujian fisik tanah dan mekanik tanah. Pengujian fisik meliputi analisa ayakan, berat jenis, Proctor Test, Plastic Limit, Liquid Limit dan permeabilitas. Sedangkan untuk pengujian mekanik meliputi UCS dan CBR. Hasil dari CBR soaked berturut-turut 0%, 4%, 6%, 8% adalah 6,40%, 39%, 130% dan 189%. Hasil dari CBR unsoaked berturut-turut 0%, 4%, 6%, 8% adalah 12,30%, 67,50%, 160% dan 262,50%. Kadar campuran semen 4%, 6%, 8% memenuhi syarat Bina Marga yaitu minimum 15%. Hasil Kuat Tekan Bebas (UCS) berturut-turut 0%, 4%, 6%, 8% adalah 0 kg/cm², 296,96 kg/cm², 342,28 kg/cm², 789,76 kg/cm². Dari penelitian disimpulkan bahwa tanah Kupang termasuk dalam tanah pasir bergradasi baik dan kadar campuran semen Kupang optimum yang memenuhi persyaratan adalah 6%.

Keywords


semen kupang, stabilisasi, ucs, cbr.

Full Text:

PDF

References


Andriani, Yuliet, R., & Fernandez, F. L. (2012). Pengaruh Penggunaan Semen sebagai Bahan

Stabilisasi pada Tanah Lempung Daerah Lambung Bukit terhadap Nilai CBR Tanah. Jurnal

Rekayasa Sipil, 8(1), 29-44.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2018). Spesifikasi Umum 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi dan

Jembatan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta, Indonesia.

Lubis, Kamaluddin. (2015), Analisa Perkuatan Tanah dengan Menggunakan Semen sebagai Bahan

Tambahan dalam Meningkatkan Nilai CBR pada Tanah Lempung. Jurnal Teknik Sipil &

Arsitektur, Universitas Medan Area, Vol.1 No.2., hal 50-52.

Sitorus, C.N, Sitorus, Budi. (2017), Pengembangan Infrastruktur Transportasi di Provinsi Nusa

Tenggara Timur. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik – Vol.04 No.02, Juli 2017.

SNI 03-1968-1990. (1990). Metode Pengujian tentang Analisis Saringan Agregat Halus dan Kasar,

Badan Standarisasi Nasional, Jakarta, Indonesia.

SNI 1742:2008. (2008). Cara Uji Kepadatan Ringan untuk Tanah, Badan Standarisasi Nasional,

Jakarta, Indonesia.

SNI 1744:2012. (2012). Metode Uji CBR Laboratorium, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta,

Indonesia.

SNI 1964:2008. (2008). Cara Uji Berat Jenis Tanah, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta, Indonesia.

SNI 1966:2008. (2008). Cara Uji Penentuan Batas Plastis dan Indeks Plastisitas Tanah, Badan

Standarisasi Nasional, Jakarta, Indonesia.

SNI 6887:2012. (2012). Metode Uji Kuat Tekan Silinder Campuran Tanah Semen, Badan Standarisasi

Nasional, Jakarta, Indonesia.

SNI 6371:2015. (2015). Tata Cara Pengklasifikasian Tanah untuk Keperluan Teknik dengan Sistem

Klasifikasi Unifikasi Tanah, Badan Standarisasi Nasional, Jakarta, Indonesia


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :