Fasilitas Penitipan dan Hunian Lansia di Kota Surabaya

Authors

  • Otniel C. Thenoch

Abstract

Fasilitas Penitipan dan Hunian Lansia di
Kota Surabaya dirancang sebagai respons
terhadap meningkatnya jumlah penduduk lanjut
usia yang memerlukan lingkungan binaan tidak
hanya untuk tempat tinggal dan penitipan, tetapi
juga mampu mendukung kesehatan fisik,
psikologis, dan sosial. Sebagian besar fasilitas
lansia masih berorientasi pada pelayanan
konvensional sehingga belum mampu
membangun interaksi sosial maupun proses
healthy ageing secara optimal. Permasalahan
tersebut dijawab melalui penerapan konsep
Centralized Healing Community dengan
pendekatan Healing Architecture yang
mengintegrasikan ruang komunal, lanskap
terapeutik, serta sistem sirkulasi sebagai pusat
kehidupan kawasan. Konsep tersebut diterapkan
melalui organisasi massa yang mengelilingi
bangunan multifungsi sebagai pusat orientasi,
didukung walking loop, healing garden, cluster
garden, rooftop garden, dan skylight garden yang
saling terhubung. Penerapan pencahayaan alami,
ventilasi pasif, serta hubungan visual antara ruang
dalam dan ruang luar menciptakan lingkungan
yang nyaman, mudah dipahami, dan mendukung
aktivitas fisik ringan maupun interaksi sosial
penghuni. Hasil perancangan berupa kawasan
yang mengintegrasikan fungsi penitipan lansia
(daycare), hunian jangka panjang, fasilitas
kesehatan dasar, ruang komunal, dan ruang
terbuka hijau dalam satu sistem yang saling
terhubung sehingga mampu mendukung
kemandirian, orientasi ruang, kenyamanan
lingkungan, serta peningkatan kualitas hidup
lansia melalui pendekatan arsitektur yang
berpusat pada proses penyembuhan.

Published

2026-09-24