FASILITAS RETRET SENIMAN DI PANDAAN

Authors

  • Marvelyn Priscilla Setiady

Abstract

Fasilitas Retret Seniman di Pandaan merupakan
proyek perancangan arsitektur yang
dilatarbelakangi oleh berkembangnya ekosistem
seni di Indonesia, namun belum didukung oleh
fasilitas yang mampu mewadahi proses kreatif
seniman secara menyeluruh. Sebagian besar
fasilitas seni masih berorientasi pada pameran
karya, sementara ruang untuk refleksi, eksplorasi,
kolaborasi, dan pemulihan masih terbatas.
Perancangan ini bertujuan menghadirkan fasilitas
retret yang mendukung perjalanan kreatif seniman
melalui pendekatan ruang yang meditatif dan
atmosferik. Konsep Meditative Process Art
Method (MPAM) dipadukan dengan teori
atmosfer arsitektur Peter Zumthor sebagai dasar
perancangan, yang didukung oleh studi literatur,
studi preseden, observasi tapak, dan analisis
konteks. Hasil perancangan berupa fasilitas yang
terdiri atas kampung seniman, ruang produksi,
studio terbuka, ruang pamer, dan ruang komunal
yang membentuk satu siklus proses kreatif.
Melalui pendekatan tersebut, arsitektur berperan
sebagai media yang mendukung kreativitas,
kesejahteraan psikologis, serta interaksi antara
seniman dan masyarakat.

Published

2026-09-24