Fasilitas Wisata Edukasi Kopi di Jember
Abstract
Potensi perkebunan kopi di kawasan Gumitir, Jember, belum didukung oleh fasilitas yang memadai untuk kegiatan wisata edukatif berbasis kopi. Wisata edukasi kopi merupakan bentuk agrowisata yang mengintegrasikan aktivitas produksi, edukasi, dan rekreasi. Aroma kopi yang muncul pada setiap tahapan produksi memiliki potensi untuk memperkaya pengalaman wisata, namun belum banyak dimanfaatkan sebagai dasar pembentukan pengalaman ruang. Perancangan ini bertujuan menghadirkan fasilitas wisata edukasi kopi yang memanfaatkan pengalaman ruang berbasis aroma melalui pendekatan smellscape. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, pengumpulan data melalui survei tapak, studi literatur mengenai teori smellscape dan wisata kopi, studi preseden, analisis tapak serta kondisi lingkungan, pengembangan konsep desain, hingga finalisasi perancangan. Pendekatan smellscape diterapkan dengan menyusun zonasi, sirkulasi, dan pengalaman ruang berdasarkan karakter aroma yang muncul pada setiap tahapan produksi kopi, mulai dari budidaya, panen, pengolahan, penyimpanan, roasting, hingga penyajian. Hasil perancangan berupa kawasan wisata edukasi kopi yang mengintegrasikan fungsi produksi, edukasi, dan rekreasi melalui perjalanan spasial yang mengikuti transformasi aroma kopi dari kebun hingga cangkir. Hasil perancangan menunjukkan integrasi zonasi, sirkulasi, dan penataan massa yang berpotensi memperkuat pengalaman olfaktori pengunjung