Fasilitas Ekowisata dan Konservasi Terumbu Karang diBanyuwangi

Authors

  • Evelyn Louise Saputro

Abstract

perkembangan wisata bahari di Banyuwangi
belum didukung oleh fasilitas yang mampu
mengintegrasikan kegiatan konservasi, edukasi,
penelitian, dan wisata secara terpadu.
Perancangan Fasilitas Ekowisata dan Konservasi
Terumbu Karang ini bertujuan mewadahi kegiatan
pelestarian dan penelitian terumbu karang
sekaligus menghadirkan pengalaman wisata
edukatif yang dapat meningkatkan kepedulian
pengunjung terhadap keberlanjutan ekosistem
terumbu karang. Metode perancangan meliputi
studi literatur, survei lapangan, analisis tapak, dan
penyusunan program ruang berdasarkan
kebutuhan pengguna dan aktivitas. Pendekatan
arsitektur berkelanjutan diterapkan melalui teori
Ecological Design dengan empat prinsip, yaitu
Solutions Grow from Place, Ecological
Accounting Informs Design, Design with Nature,
dan Make Nature Visible. Hasil perancangan
berupa kawasan terpadu yang terdiri atas fasilitas
ekowisata, fasilitas konservasi, serta fasilitas
pendukung yang disusun berdasarkan tingkat
aksesibilitas dan privasi. Penerapan prinsip
Ecological Design diwujudkan melalui adaptasi
karakter lokal Banyuwangi, pemanfaatan kondisi
iklim pesisir, integrasi ruang terbuka dan
bangunan, bentuk arsitektur yang terinspirasi dari
terumbu karang, pengalaman edukasi yang
tersusun secara sekuensial, serta sistem utilitas
yang mempertimbangkan keberlanjutan
lingkungan.

Published

2026-09-24