Pasar Tradisional di Gunung Kidul

Lukas Suryanata

Abstract


Gunung kidul terletak pada bagian
timur DIY dan merupakan daerah dengan
dominasi perbukitan, goa dan pantai,
keistimewaan ini menjadi incaran utama para
investor untuk mengembangkan perusahaan
mereka. tingginya Industri pariwisata di Gunung
Kidul mendongkrak Pendapatan Asli Daerah
(PAD) dan memperbesar pemulihan ekonomi
dari dampak pandemi ini sampai berkali-kali
lipat, meskipun banyak membawa dampak
positif dari aspek perekonomian di wilayah
namun perkembangan industri pariwisata di
Gunung Kidul juga memberi dampak negatif,
akibatnya kekuatan ekonomi dikuasi oleh para
investor, dan masyarkat asli kurang medapat
peran dalam kegiatan pariwisata, Sehingga
pemilihan project Pasar Tradisional didasari
dengan membawa semangat masyarakat asli
Gunung Kidul yogyakarta, serta mendorong
ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar, project
ini menerapkan konsep one stop service, dimana
berbelanja kebutuhan suatu produk dapat
dilakukan dalam 1 tempat atau sekali
pemberhentian, sehingga fokus konsep ini pada
alur dan zoning serta berdampak pada
kontuinitas alur pengunjung, konsep ini
mendukung mekanisme perbelanjaan secara
kelompok, pendekatan utilitas dipilih dari
permasalahan pada tipologi pasar yaitu kondisi
yang kumuh dan kotor serta Utilitas pada pasar
adalah salah satu bagian terpenting dalam
perencanaan dan perancangan pasar, karena
aktivitas pasar menghasilkan limbah yang
berdampak buruk bagi lingkungan.


Keywords


Gunung Kidul, masyarakat, Pasar, Pasar tradisional

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :