Galeri Kopi Toraja di Makale, Tana Toraja

Mitchel Tjandra Siacahyo

Abstract


Kopi merupakan salah satu komoditi yang sangat di
nikmati oleh masyarakat, terutama di Indonesia. Di
Indonesia sendiri, terdapat beberapa daerah yang
terkenal akan kualitas kopinya, salah satunya adalah
Tana Toraja. Terdapat beberapa jenis kopi yang
dibudidayakan di Tana Toraja, antara lain kopi
robusta (coffea robusta) dan kopi arabika (coffea
arabica). Meski demikian, Tana Toraja belum
memiliki suatu area khusus untuk membudidayakan
dan mengembangkan potensi alam mereka. Sebagian
besar kopi disana diolah secara tradisional melalui
industri rumahan. Melihat hal tersebut, maka
dibutuhkan sebuah fasilitas galeri kopi yang
bertujuan untuk memberikan edukasi kepada
pengunjung dan masyarakat sekitar mengenai potensi
dan kekayaan alam yang ada, sehingga seluruh
kekayaan alam dapat terolah secara maksimal.
Fasilitas ini didesain dengan menggunakan
pendekatan arsitektur dan perilaku untuk
memaksimalkan potensi edukasi dengan
menggunakan pendalaman sequence, sehingga secara
tidak langsung pengunjung dapat belajar mengenai
bagaimana proses pengolahan kopi dari awal dipetik,
diolah, hingga disajikan kepada setiap konsumen.
Oleh karena itu, dibutuhkan suatu tempat yang
berfungsi untuk memproduksi, mengolah, serta
membudidayakan kekayaan alam disana melalui
sebuah galeri kopi. Sehingga, seluruh pengunjung
bisa mendapatkan esensi bahwa kopi tidak hanya
untuk dinikmati, melainkan ada cerita menarik
dibalik setiap proses pengolahannya.


Keywords


Arsitektur dan perilaku, Galeri, Kopi, Sequence

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :