FASILITAS PEMANDIAN AIR PANAS DI DESA TIRIS, PROBOLINGGO

James Millian

Abstract


Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia. Gunung berapi yang mengandung magma ini mengalami proses geothermal sehingga menghasilkan energi panas. Energi panas ini mempengaruhi suhu perairan yang berada di sekitarnya sehingga terbentuklah sumber-sumber air panas alami. Terlepas dari potensi yang terdapat dalam pemanfaatan panas geothermal sebagai pemandian air panas di Indonesia, jumlah pemandian air panas di Indonesia sendiri masih sedikit dan kurang memadai. Sementara itu, wisata pemandian air panas memiliki potensi untuk berperan dalam penyembuhan dan pengembangan kesehatan fisik serta mental pengguna. Salah satu sumber air panas alami yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah sumber air panas Desa Tiris yang terdapat di Probolinggo, Jawa Timur. Beriatar bukit dan hutan di sekelilingnya, pemandian air panas ini sudah menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat lokal dan nasional. Namun disayangkan keadaan fasilitas yang ada belum dapat menampung dan mewadahi aktivitas pengguna secara layak.
Diperlukan pengembangan terhadap fasilitas pemandian air panas ini. Mulai sirkulasi pengunjung hingga kefungsian fasilitas yang disediakan untuk menciptakan sebuah fasilitas yang memadai dan memenuhi kebutuhan pengguna maupun pengelola. Oleh karena itu digunakan pendekatan perilaku teori affordance dengan tujuan agar setiap fasilitas yang disediakan dapat memberikan pengalaman ruang yang berbeda-beda dan menciptakan hubungan ruang dalam dan ruang luar bagi pengunjung.


Keywords


affordance, geothermal, karakter ruang , pemandian air panas, perilaku

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :