Sekolah Musik Inklusi di Surabaya

Authors

  • Haydian Susanto

Keywords:

Corporate Social Responsibility Disclosure, Information Asymmetry, Level of Corporate Social Responsibility Disclosure, Sustainability Reporting, Bid-Ask Spread, Beta, and Managerial Ownership.

Abstract

Sekolah Musik Inklusi di Surabaya merupakan
sekolah tinggi dalam bidang musik yang mewadahi
dua pelajar yang berbeda, yaitu mahasiswa dan
pemusik jalanan secara subsidi silang. Tujuan adanya
perancangan ini adalah sebagai wadah yang
memberikan kesempatan untuk mengembangkan
bakat musik yang selanjutnya diteruskan sebagai
karir ataupun profesi. Sekolah ini menyediakan
fasilitas-fasilitas yang mendukung pembelajaran
musik, mulai dari Studio Musik, Ruang Latihan,
Perpustakaan Musik, hingga Recital Hall.
Perancangan sekolah ini menggunakan pendekatan
simbolik, dimana karakter kedua pengguna tersebut
dan elemen-elemen dalam musik diambil sebagai
inspirasi ke dalam desain perancangan secara
arsitektural. Inspirasi-inspirasi tersebut juga
diintegrasikan dengan analisa tapak yang lalu
diaplikasikan pada bentuk bangunan, tampak, hingga
material yang digunakan. Selanjutnya, pendalaman
karakter ruang dipilih untuk menunjukkan integrasi
antara kebutuhan akustika dengan kenyamanan
pengguna yang berlatih musik dalam ruangan
tersebut. Oleh karena itu, diharapkan sekolah ini
dapat menjadi pelopor untuk mendukung para
pemusik jalanan serta menghasilkan calon-calon
musisi dari Indonesia.

Downloads

Published

2022-08-02