Fasilitas Edukasi Urban Farming di Dauh Puri Klod Denpasar

Bonifasius Kanda Putra Santoso

Abstract


Fasilitas Edukasi Urban Farming ini dirancang karena melihat peningkatan ketertarikan bercocok tanam di daerah kota khususnya Kota Denpasar, Bali namun masih minim akan pengetahuan bercocok tanam di daerah kota. Maka dari itu perlu diberikan edukasi mengenai bercocok tanam dengan lahan yang minim dan diberikan fasilitas berupa bahan dan material yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan Urban Farming. Masalah desain pada perancangan fasilitas ini ialah bagaimana menyesuaikan keadaan lingkungan serta iklim ditempat dengan kebutuhan dari tanaman yang akan ditanam pada fasilitas ini agar sesuai dengan aturan yang berlaku. Pada desain ini melakukan pendekatan sains arsitektur dengan pertimbangan untuk memenuhi kebutuhan tanaman seperti sinar matahari, air, dan udara serta tetap memperhatikan kenyamanan pengguna bangunan. Bangunan yang dirancang merupakan bangunan satu massa dengan ruang-ruang yang terdapat di dalamnya seperti bagian administrasi dan pelengkap (lobi, kantor, toko, café, ruang serbaguna dan co-working space), dan ruang urban farming itu sendiri. Pendalaman desain yang diambil adalah pencahayaan dan penghawaan ruang untuk memaksimalkan hubungan antara manusia dan tumbuhan dalam mewujudkan desain arsitektural yang baik.

Keywords


Fasilitas edukasi, urban farming, sains arsitektur, pencahayaan, penghawaan alami

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :