Fasilitas Wisata Edukasi Batik Ecoprint di Kabupaten Sleman

Yogi Rahardjanta Inigo

Abstract


Fasilitas Wisata Edukasi Batik
Ecoprint di Kabupaten Sleman merupakan
fasilitas rekreasi sekaligus pendidikan yang
hadir untuk memberikan pengalaman batik
ecoprint atau proses mencetak jejak tanaman
pada media kain. Sesuai namanya, proses ini
merupakan alternatif produksi kain yang
lebih ramah lingkungan. Bahan yang
digunakan merupakan bahan daur ulang, dan
limbahnya pun tidak mencemari lingkungan.
Oleh sebab itu, untuk mendukung kegiatan
dengan tujuan melestarikan lingkungan,
pendekatan arsitektur ramah lingkungan
diperlukan guna menanggapi dan mendukung
tujuan tersebut. Dengan perencanaan
perancangan yang meninjau desain pasif
berkelanjutan, sistem teknologi terbarukan,
bahan ramah lingkungan, pemanfaatan
lansekap asli, dan pengolahan air hujan pada
desain dapat membantu perencanaan
perancangan yang ramah lingkungan.
Dengan ini, hasil rancangan yang dihasilkan
berupa suatu kawasan massa banyak yang
terdiri dari galeri, loka karya, ruang pameran
penginapan, dan restoran yang menghadirkan
fasilitas wisata sekaligus edukasi bertemakan
ecoprint. Oleh karena itu, dengan perencanaan
perancangan fasilitas ini, diharapkan dapat
menjadi sarana wisata sekaligus edukasi yang
ramah lingkungan baik dari perancangan dan
kegiatan, dan juga menyediakan sarana
pembelajaran proses produksi batik ecoprint yang
nyaman.


Keywords


arsitektur, batik, edukasi, ecoprint, wisata

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :