Fasilitas Rehabilitasi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Makassar

Reinhard Christian Cokro

Abstract


Fasilitas ini memiliki fokus dalam rnewadahi korban kekerasan da!arn rumah tangga (KDRT) di Makassat. Dalam 5 tahun terakhir, isu KI)RT di Indonesia merttiliki peningkatan yang Salah satu kota yang menjadi perhatian adalah Makassar, yaitu kota dengan status kota terbanyak kedua yang menghasiikan kasus kekerasan dalarn keluarga di lndonesia. Makassar sendiri belum memiliki fasilitas yang mewadahi korban kekerasan ini seeara signifikan dan efisien, sehingga pernulihan berlangsung lebih lamhat atau halikan tidak pulih sarna sekali. Oleh karena itu, diperlukan fasilitas yang sekiranya dapat mewadahi seeara Fasilitas didesuin menggunakan pendekatan perilaku dari korban yang ada, sehingga sekitanya dapat diberi wadah yang sekiranya sesuai dengan karakteristik, sifat rnaupun peritaku korban tersebut, Menggunakan pendalaman karakter ruang, beberapa studi seperti warna, bentuk, latanan ruang, dsb diaplikasikan kedalam desain sehingga lahir suatu wadah yang dapat menaungi korban seeara efektif dan eflsien.
Dari pendekatan dan pendalaman yang direneanakani lahir aplikasi dan implementasi dalam desain. Melalui pendekatan perilaku, Irthir beberapa karakter ruang bagi kategori-kategori pasien, seperti ruang kamar anak, remaja dan juga dewasa, yang tentunya memiliki karakter ruang yang berbeda. Seeara bentukan, lebib berfokus pada tatanan massa yang terbentuk, yaitu klaster. Tatanan klaster selranya lebih sesuai untuk masing-masing kategori pasien untuk beraktivitas bersama pasien sebaya mereka


Keywords


Karakter Ruang, KDRT, Perilaku, Rehabilitasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :