Balai Konservasi dan Rehabilitasi Orang Utan di Taman Nasional Kutai

Adetya Purwadita Kusuma

Abstract


Desain Balai Konservasi dan Rehabilitasi Orang Utan di Taman Nasional Kutai ini dirancang setelah melihat kondisi orang utan yang sudah mendekati kepunahan sehingga perlu dilestarikan. Masalah desain utama pada proyek ini adalah mengkorelasikan antropometri manusia dan orang utan pada desain bangunan sesuai dengan fungsi dan aturan yang berlaku. Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan ekologis dengan pertimbangan bagaimana meminimalisir pengerusakan alam dan menghasilkan desain yang menyatu dengan lingkungan sekitar. Bangunan yang dirancang pada fasilitas ini meliputi; kelompok administrasi dan pendukung (lobi, kantor, penginapan, area makan, perpustakaan, musholla, area komunal untuk manusia) dan kelompok medis dan rehabilitasi (unit pemeriksaan, unit laboratorium, unit forensik, unit operasi, unit perawatan, unit pelatihan, lapangan latihan rehabilitasi untuk orang utan). Pendalaman desain yang diambil adalah spasial untuk memaksimalkan korelasi antara antropometri manusia dan orang utan dalam mewujudkan arsitektur bangunan.

Keywords


Orang utan, konservasi, rehabilitasi, ekologis, spasial, Kutai

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :