Fasilitas Rehabilitasi Penderita Gangguan Makan, Surabaya

Gabriela Angelika

Abstract


Jumlah kasus penderita gangguan makan di Jawa
Timur meningkat setiap tahunnya, namun fasilitas
yang dapat digunakan untuk penyembuhan gangguan
makan masih minim. Fasilitas yang ada cenderung
fokus kepada pengobatan fisik saja, sedangkan
penderita gangguan makan tidak hanya
membutuhkan pengobatan secara medis, namun juga
perlu pemulihan kondisi psikis agar dapat percaya
diri dan berani bersosialisasi di masyarakat. Hal
inilah yang melatarbelakangi objek perancangan
Fasilitas Rehabilitasi Penderita Gangguan Makan di
Surabaya. Perancangan menggunakan pendekatan
perilaku dengan memperhatikan kebutuhan dan
karakter dari penderita gangguan makan dan
menggunakan konsep "connect with nature" dan
"therapeutic community" untuk menghadirkan
arsitektur yang dapat memaksimalkan pemulihan
fisik dan psikis penderita serta melatih penderita agar
berani kembali bersosialisasi di masyarakat.


Keywords


Gangguan Makan, Karakter Ruang, Perilaku, Rehabilitasi, Healing environment

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :