Fasilitas Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya di Yogyakarta

Gladys Kurnia Putri

Abstract


Desain Fasilitas Pengembangan Ekonomi Kreatif
Berbasis Budaya di Yogyakarta merupakan fasilitas
pengembangan ekonomi kreatif khususnya dibidang
fesyen dan seni kriya anyaman bagi penggiat
ekonomi kreatif di Yogyakarta. Fasilitas
pengembangan ekonomi kreatif ini memiliki fasilitas
berupa workshop room, coworking space, galeri,
retail karya ekonomi kreatif, area communal space
untuk acara ekonomi kreatif dan sebagainya. Konsep
desain fasilitas ini adalah desain arsitektur yang
mampu menjembatani arsitektur vernakular
(kebudayaan fisik dan non fisik di Jawa) serta
kebutuhan masa kini (wadah pengembangan ekonomi
kreatif). Hal ini dilakukan untuk menarik minat
masyarakat Yogyakarta untuk ikut serta
mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya
agar dapat meningkatkan perekonomian serta turut
melestarikan kebudayaan Jawa di Yogyakarta.
Masalah utama dalam desain ini adalah merancang
sebuah fasilitas pengembangan ekonomi kreatif
berbasis budaya khususnya di bidang fesyen dan seni
kriya anyaman yang dapat mengedukasi masyarakat
dan mengakomodasi kebutuhan para pelaku ekonomi
kreatif dengan tetap mencerminkan kebudayaan Jawa
di Yogyakarta. Untuk menyelesaikan kebutuhan
desain tersebut maka
menggunakan pendekatan neo-vernakular sebagai
metode desain. Pendalaman karakter ruang galeri
dengan mengaplikasikan konsep galeri beraturan agar
pengunjung dapat mengunjungi seluruh area galeri
dengan terorganisir.


Keywords


Fasilitas, Ekonomi Kreatif, Budaya Jawa, Neo vernakular, Karakter Ruang

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :