Fasilitas Pelatihan dan Turnamen E-Sport di Surabaya

Joshua Naritan

Abstract


Fasilitas Pelatihan dan Turnamen E-Sport ini
memiliki masalah dimana E-Sport dipandang buruk
di berbagai kalangan. Dimana orang orang
memandang bahwa E-Sport hal yang buruk dan dapat
membawa hal yang negatif. Fasilitas ini ditujukan
untuk membuktikan bahwa E-Sport adalah hal yang
bukan negatif dan menjadi hal yang berguna. Maka
dari itu metode pendekatan yang digunakan adalah
metode pendekatan simbolik dan pendekatan
perilaku, dimana pendekatan simbolik dapat
dikaitkan dengan hal yang baru dalam pembangunan
fasilitas ini dan pendekatan perilaku dapat dikaitkan
dengan bagaimana ruangan dan fasilitas terbentuk.


Keywords


E-Sport, Simbolik, Arena E-Sport, Pelatihan E-Sport

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :