Fasilitas Olahraga Bagi Penyandang Difabel di Surabaya

Adrian Ivan Wijaya

Abstract


Fasilitas olah raga ini dirancang untuk mewadahi kejuaraan internasional Para Games mendatang untuk cabang olah raga: lawn bowl, bulutangkis, tenis meja, voli duduk, atletik, renang, dan catur. Penyandang disabilitas yang diakomodasi dalam fasilitas ini adalah tunanetra dan pengguna kursi roda. Olah raga yang disediakan untuk penyandang tuna netra adalah lawn bowl, catur, dan atletik yang diletakkan di lantai 1, dan untuk pengguna kursi roda adalah lawn bowl, bulutangkis, atletik, dan renang yang diletakkan di lantai 1, tenis meja, voli duduk, dan track lari dan kursi roda di lantai 2. Menggunakan metode pendekatan perilaku dengan pendalaman wayfinding yang dirancang sedemikian rupa agar pengguna dapat bersikulasi dengan aman, nyaman, dan mandiri sehingga pengguna dapat dengan mudah mengenali ruang dan tempat yang dituju. Pengolahan wayfinding dibagi menjadi 6 elemen arsitektural yaitu transisi lantai yang bertekstur, dinding penanda bertekstur, sirkulasi udara alami, sirkulasi linear pada bangunan, landmark atau penanda, dan sensory garden.

Keywords


Olahraga, Penyandang Difabel, Perilaku

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :