Museum Danau Toba di Balige, Toba

Adrian Reynaldo

Abstract


Perancangan ‘Museum Danau Toba di
Balige,Toba’ ini difokuskan pada aspek aspek sejarah
dan budaya Toba. Dengan lokasi bangunan yang
memiliki view yang sangat indah, perlu dipikirkan
bagaimana membuat sebuah desain yang
memaksimalkan view tetapi penyampaian
pengetahuan tentang Danau Toba tidak terganggu.
Penggunaan transisi dalam sekuens mampu
memisahkan fokus pengunjung sehingga dapat
menerima pengetahuan yang ingin disampaikan
dengan baik dan konsentrasi pengunjung tidak
terpecah. Lantai dasar museum digunakan
sepenuhnya untuk publik yang mungkin tidak
berencana untuk masuk kedalam museum, dan
menggunakan open-deck podium untuk memberi
kesan terbuka dan menarik penduduk sekitar untuk
masuk kedalam museum. Museum dibagi menjadi 3
bagian; Museum Budaya, Museum Sejarah, dan
Museum Letusan Gunung. Dari 3 museum ini
pengunjung akan mendapatkan banyak pengetahuan
tentang sejarah dan budaya Batak Toba, sekaligus
mengerti proses terbentuknya Danau Toba secara
beruntut,


Keywords


Spasial, Sekuens, Sejarah, Budaya, Danau Toba, Balige

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :