Fasilitas Persemayaman dan Pemakaman Vertikal di Surabaya

Talitha Febriani Soeseno

Abstract


Angka kematian di Indonesia setiap tahunnya selalu
meningkat sedangkan lahan pemakaman mulai habis,
di Surabaya sendiri 11 dari 13 Tempat
Pemakamaman umum sudah mulai kehabisan lahan
dan harus berekspansi. Hal ini lah yang menjadi latar
belakang utama perancangan Fasilitas Persemayaman
dan Pemakaman Vertikal di Surabaya ini. Selain itu,
kremasi bukanlah solusi yang relevan selain karena
bertentangan dengan mayoritas kepercayaan
penduduk Indonesia, juga karena dampak
lingkungannya sangat buruk. Pemakaman biasa atau
ground burial pun ternyata meracuni tanah di
sekitarnya. Oleh karena itu, di Fasilitas Pemakaman
Vertikal ini metode pemakaman yang digunakan
adalah metode human composting yang hanya
menggunakan 1/8 energi yang dibutuhkan untuk
kremasi. Tujuan dari fasilitas ini adalah untuk
menjawab kebutuhan akan lahan pemakaman dan
beserta ruang dukanya tanpa merusak lingkungan dan
membutktikan bahwa area pemakaman tidak selalu
seram dan angker melalui karakter-karakter ruang
yang terbentuk dalam fasilitas ini. Karena fungsinya
yang cukup kompleks dan pengguna yang beragam,
sistem sirkulasi menjadi fokus utama dalam desain.
Untuk mengurangi kesan seram dan angker pada
fasilitas ini pendalaman desain yang diterapkan
adalah pendalaman karakter ruang dengan bantuan
sistem pencahayaan alami dan buatan sehingga kesan
ruang yang tercipta menjadi nyaman, bersahabat dan
menyenangkan baik pada area sirkulasi maupun pada
setiap ruangnya.


Keywords


karakter ruang, makam vertikal, rumah duka, sirkulasi, sistem

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :