Apartemen di Surabaya

Jefferson Permana

Abstract


Apartemen di Surabaya didasarkan atas
permasalahan individualisme dari penduduk
kota Surabaya. Individualisme tersebut
membuat turunnya kinerja dan potensi
perkembangan seorang individu dalam bekerja
maupun kehidupan sosial. Surabaya Selatan
merupakan daerah yang sedang mengalami
perkembangan konstruksi yang tinggi, dengan
permintaan hunian yang tinggi oleh kelas
menengah yang lebih memilih untuk tinggal
dalam sebuah unit apartemen daripada rumah
perkotaan. Apartemen ini memperkenalkan
sebuah desain yang mengayomi pengguna
untuk saling berinteraksi dan bertukar pikiran
melalui pendekatan Theory of Proxemics
(Edward T. Hall) yang memainkan ruangan
privacy pengguna. Permainan privasi
diterapkan dalam permainan elevasi dan alur
pengguna. Hal ini akan mendorong pengguna
untuk mengambangkan sebuah komunitas.
Desain apartemen akan dilengkapi oleh fasiitas
publik yang termasuk: business district,
perpustakaan, pujasera, co-working space,
kantor, café, restaurant, dan ruangan
multifungsi. Suasana interior ruangan publik
akan menganut alur yang organic untuk
meningkatkan tingkat bertemunya alur
pengguna, sedangkan suasana interior
apartemen berupa linear untuk memudahkan
wayfinding pengguna.


Keywords


Apartemen, Surabaya, Individualisme, Komunitas, Privasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :