Fasilitas Asrama Mahasiswa di Yogyakarta

Irving Prasetya Chandra

Abstract


Yogyakarta merupakan kota yang terkenal dengan
beragam budaya dikarenakan memiliki penduduk
yang tidak hanya berasal dari Yogyakarta tetapi
banyak juga pendatang dari luar yang memenuhi
provinsi/kota ini. Selain hal tersebut, Yogyakarta juga
dikenal sebagai kota Pendidikan dimana terlihat dari
jumlah institusi perguruan tinggi atau universitas
yang mencapai ratusan, hal ini juga diiringi dengan
bertambahnya pendatang yang masuk terkhusus nya
mahasiswa dengan tujuan bersekolah di salah satu
institut perguruan tinggi di Yogyakarta. Semakin
banyak penduduk luar yang datang semakin besar
juga potensi akan terjadinya konflik, seperti kasus di
kabupaten Sleman yang berasal dari argumen kecil
hingga menyebabkan kerusakan properti warga
sekitar. Oleh karena itu, laporan tugas akhir ini
mengusulkan sebuah rancangan desain Asrama
untuk memadai fasilitas mahasiswa sebagai tempat
tinggal sekaligus fasilitas sosial bagi warga lokal
dengan Mahasiswa di asrama tersebut, berlokasi di
Kabupaten Sleman dimana pernah terjadi kasus
konflik tersebut. Desain diharapkan dapat menjadi
“jalan tengah” bagi warga sekitar dan Mahasiswa
dengan cara bersosialisasi, sehingga dapat meredam
kesalahpahaman dan konflik di masa mendatang.
Tampilan fasad dan bentuk bangunan juga
terinspirasi dari rumah adat jawa seperti Joglo sebagai
pendekatan Neo-Vernakular, bertujuan agar warga
sekitar tidak merasa asing saat masuk ke dalam site,
selain warga mahasiswa dari luar asrama juga dapat
berkunjung.


Keywords


Asrama, Mahasiswa, Konflik, Neo Vernakular, Yogyakarta.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :