Menggali Citra dan Identitas Kembang Jepun

Authors

  • Augusta Esmeralda Esmeralda

Keywords:

komunikasi kelompok, interaksi komunikasi, interaksi komunikasi kelompok, konsep diri, connect group, mawar sharon

Abstract

Jalan Kembang Jepun dikenal sebagai kawasan perdagangan yang terletak di kawasan Pecinan di
Surabaya Utara. Pernah dikenal sebagai Handelstraat pada masa pemerintahan Hindia-Belanda, kawasan ini
memiliki sederet ruko (rumah toko) yang masih dapat kita lihat hingga sekarang, dan menjadi sebuah ikon
bersejarah. Mengalami peningkatan aktivitas yang pesat di tahun 1800-an dan penurunan karena adanya
pergeseran pusat perdagangan di Surabaya pada tahun 1900-an namun masih bertahan hingga abad ke-21 ini
membuat Kembang Jepun menjadi sebuah tempat yang memiliki sejarah panjang. Seiring dengan perubahan
jaman, keberadaan ruko-ruko pada kawasan ini tidak banyak lagi yang menampilkan estetika arsitektur
Tionghoa-nya meskipun kawasan ini sempat dihidupkan kembali melalui dibukanya pusat perdagangan Kya-
Kya. Hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan: apakah citra dan identitas dari Kembang Jepun ini hanya
terbatas sebagai ikon kota Surabaya yang terletak di kawasan pecinan? Metode interpretasi sejarah digunakan
untuk mempelajari Kembang Jepun melalui data-data yang tersedia dan menginterpretasi fenomena yang
terjadi. Penelitian dilakukan untuk mengungkapkan kembali citra dan identitas Kembang Jepun mulai dari
dasar, yang dapat digunakan untuk penelitian di masa mendatang.

Downloads

Published

2020-11-03