Analisa Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Minat Beli Ulang Konsumen Cafe Buntos 99 Sidoarjo

Gersom Hendarsono

Abstract


Abstrak— Cafe Buntos 99  yang berlokasi di Sidoarjo adalah cafe yang khusus menyediakan minuman yang memiliki nama yang unik dan citarasa berbeda dengan café pada umumnya. Namun, dalam industri cafe yang sangat kompetitif saat ini, Cafe Buntos 99  harus menciptakan experiential marketing di benak konsumennya. Penelitian ini diadakan untuk mengukur tingkat experiential marketing Cafe Buntos 99 terhadap minat beli ulang konsumen. Ada 100 responden yang berkontribusi dalam penelitian ini. Kriteria responden adalah berusia di atas 17 tahun dan sudah datang ke Cafe Buntos 99 dua kali dalam 6 bulan terakhir. Alat analisa yang digunakan adalah Analisis Deskriptif dan Analisis Regresi Linier Berganda.

Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa experiential marketing berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang konsumen Café Buntos 99 Sidoarjo. dalam komponen sense experience, feel experience, think experience dan relate experience berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang namun untuk komponen act experience tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang.

 



Keywords


experiential marketing, minat beli ulang

Full Text:

PDF

References


Ali Hasan. 2008. Marketing. Yogyakarta: Medpress.

Anoraga, Pandji. 2000. Manajemen Bisnis. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Badan Pusat Statistik. Retrieved March 28, 2013, from http://bps.go.id/aboutus.php?news=989

Chaplin, James P. 2005. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Cronin, J., Joseph, Jr., Steven A., & Taylor. (1992). Measuring service quality : A reexamination and extention. Journal of Marketing, 56(3),55-68.

Djaslim Saladin. 2002. Manajemen Pemasaran, PT. Linda Karya Bandung.

Dodds, B., Monroe Kent B., dan Dhruv Grewal (1991), “Effect of Price, Brand, and Store Information on Buyers’ Product Evaluations”, Journal ofMarketing Research, 28 (August), p.307-319

Engel, J.F., Miniard, P.W., & Blackwell, R.D. (2001). Consumer behavior (9th ed.). USA : Harcourt.

Evan., Joel R, Berman. (1992). Marketing. USA : Prentice Hall

Ferdinand, A.T, ,2002; Structural Equation Modelling dalam Penelitian Manajemen; Seri Pustaka Kunci 03/2000, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang .

Fornel, C. (1992). A national customer satisfaction barometer: The swedish experience. Journal of Marketing, 56(1),6-21

Fransisca Andreani. 2007. Experiental Marketing. Jurnal Manajemen Pemasaran.Vol. 2. No. 1. p. 1-8

Ghozali, Imam, 2005, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gunarso, Singgih D. dan Yulia Singgih D. Gunarso. 2005. Psikologis Praktis Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia.Sab’atun

Hadi, Sutrisno, 2006, Metodologi Research, Edisi Kesepuluh, Yogyakarta: Andi Offset.

Hawkins, Del I., Roger J. Best, dan Kenneth A. Coney (1998), Consumer Behavior :Building Marketing Strategy, Irwin/McGraw-Hill.

Heru, S. (1999). Hubungan antara kualitas & kepuasan pelanggan dalam pembentukan intensi pembelian pelanggan: Studi pada empat industri jasa di semarang. Jurnal Bisnis Strategi, 2(4).

Howard , Jhon A., Robert P. Shay dan Christopher A. Green, 1988, Measuring The Effect of Marketing Information on Buying Intentions, Journal of Service Marketing Vol. 2 No. 4 Fall, P : 27-36

Jasfar Farida, 2004. ManajemenJasa: PendekatanTerpadu. Ghalia, Bogor: Indonesia

Kuncoro, M. 2003, Metode riset untuk bisnis dan ekonomi : bagaimana meneliti dan menulis thesis? (1st ed.). Jakarta: PT. Erlangga.

Kotler, Philip. 2002, Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Erlangga.

Kotler, P & Amstrong, J. (2003). Dasar-dasar pemasaran. (9th ed.). Jakarta: PT. Index Kelompok Gramedia

Kotler, P., Bowen, J. & Makens, J. (2003). Marketing for hospitality and tourism (3rd ed.). Upper Saddle River: Pearson Prentice Hall. Intl. Inc.

Kotler, P. & Amstrong, J. (2004). Principles of marketing (10th ed.). Upper Saddle River: Pearson Prentice Hall., Intl

Kotler, P., & Garry A. (2006), Principle of marketing. (11th ed.). New Jersey: Prentice Hall.

Kotler, Philip and Keller, Kevin Lane. 2006, Marketing Management, (12th ed.). Upper Saddle River: Pearson Eduacatrion, Inc.

Kotler et al, Marketing 3.0 : Mulai dari Produk ke Pelanggan ke Human Spirit, Penerbit Erlangga, 2010.

Lovelock, Cristopher, H. 1992. Managing Service, Englewood Cliff, Prentice Hall, New Jersey.

Malhotra. N. K. 2005.Riset Penelitian. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Merle. C. (2002), Mechanics Of Fluids, Wadsworth Group, United State of America.

Neufert, Ernst. 2002. Data Arsitek- Jilid 2 - Edisi 33. Jakarta : Erlangga

Pine, B. Joseph II, and James H. Gilmore, 1999, Welcome to The Experience Economic. Harvard Business Review, 76 (July – August) 97-105.

Ratnawati. 2002. Mengukur Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Pendidikan. Jurnal Pendidikan No. 043. Juli 2002

Schiffman, L.G., & Leslie L.K. (2004). Consumer behavior (8th ed.). New Jersey: Prentice Hall

Schmitt, B (1999). Experiential marketing. New York: FreePass.

Söderlund, Magnus dan Mats Vilgon (1999), “Customer Satisfaction and Links to Customer Profitability : an Empirical Examination of the Association Between Attitudes and Behavior”, Working Paper Series in Business Administration, No. 1.

Soekresno (2000). Management food and baverage service hotel. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Sugiarto, E & Sulartiningrum,S. (2001) Pengantar akomodasi dan restoran. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono, E. Wibowo, 2005, Statistika Penelitian, Edisi Kesatu, Bandung: Alfabeta.

Suntara, P 1998. Hubungan antara Sikap Menonton Iklan Rinso di Televisi terhadap Minat Membeli pada Ibu-Ibu Kelurahan Sangkrah. Skripsi (tidak diterbitkan). Surakarta : Fakultas Psikologi UMS.

Tjiptono, F., 2008, Strategi Pemasaran, Edisi Kedua, Yogyakarta: Andi Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.