POLITICAL BRANDING JOKOWI SELAMA MASA KAMPANYE PEMILU GUBERNUR DKI JAKARTA 2012 DI MEDIA SOSIAL TWITTER

Lidya Joyce Sandra

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana political branding yang dilakukan Jokowi selama masa kampanye pemilu Gubernur DKI Jakarta 2012 di media sosial Twitter. Fokus penelitian ini adalah penyusunan dan pemaknaan pesan/teks di media sosial Twitter Jokowi yang membentuk political branding Jokowi sebagai hasil dari proses komunikasi di ranah politik Indonesia kontemporer. Metode yang digunakan adalah analisis isi kualitatif Hsieh & Shannon dengan pendekatan directed content analysis melalui prosedur induksi. Hasil dari penelitian ini adalah political branding Jokowi sebagai politisi yang terbuka, dekat dengan masyarakat, kredibel, dan merakyat (egaliter) yang dibentuk melalui personalitas, penampilan dan pesan-pesan politis di Twitter Jokowi.

Keywords


Komunikasi Politik Kontemporer, Political Branding, Twitter

Full Text:

PDF

References


Adolphsen, M. (2008). Branding in election campaigns: just a buzzword or a new quality of political communication. Media@LSE.

Barnard, M. (2002). Fashion as communication. London: Routledge.

Firmanzah. (2008). Marketing politik: antara pemahaman dan realitas. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Holik. I. (2005,). Komunikasi politik dan demokratisasi di indonesia: dari konsolidasi menuju pematangan.

http://twitter.com/jokowi_do2

Hsieh, H.F., & Shannon, S.E. (2005, October). Three approaches to qualitative content analysis. Retrieved: April 18, 2013, from: http://qhr.sagepub.com/content/15/9/1277

Khang, H., Ki, Eyun & Ye, Lan. (2012, March). Social media research in advertising, aommunication, marketing, and public relations, 1997-2010. Retrived May 5, 2013, from http://jmq.sagepub.com/content/89/2/279

Krippendorff, K. (2004). Content analysis: an introduction to its methodology. Thousand Oaks, California: SAGE Publications.

Lievrouw, L.A. (2011). Alternative and activist new media. Cambridge: Polity Press.

Marketeers. (2013, March 4). Jakarta: kota twitter nomer satu di dunia. Marketeers Online. Retrived: May 1, 2012, from http://the-marketeers.com

Marshment, J.L. (2009). Political marketing. Oxon: Routledge.

McNair, B. (2010). An introduction to political communication. Oxon, Canada: Routledge.

Mitsikopoulou, B. (2008). Introduction: the branding of political entities as discursive practice. Journal Of Language & Politics, 7(3), 353-371.

Putra, Y.M. (2012, July 13). Social media bisa tebak juara pilkada. republika online. Retrieved: May 1, 2012, from http://republika.co.id

Sonnies, S. (2011, April). Consumer branding in politics: a comparison of presidents ronald reagan and barack obama. Retrieved: March 5, 2013 from: http://www.american.edu/soc/communication/upload/Sarah-Sonies.pdf

Weeks, B.E. & Holbert, R.L. (2013, April). Predicting dissemination of newscContent in social media: a focus on reception, friending and partisanship. journalism & mass communication quaterly


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


TEMPLATE JURNAL E-KOMUNIKASI