PERANCANGAN BUSANA MODULAR DAN AKSESORI UNTUK GAUN MALAM BERDASARKAN PENGALAMAN MAGANG DI TINARA BRIDES
DOI:
https://doi.org/10.9744/ja.1.1.8Keywords:
Good Corporate Governance, Financial Crisis, Board Size, Board Independence, Audit Committee Size, Firm Size, and Firm PerformanceAbstract
Busana gaun malam telah menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah acara atau kegiatan. Tingginya permintaan pasar perempuan Surabaya terhadap produk gaun malam dikarenakan adanya keinginan perempuan Surabaya untuk tampil berbeda dari orang lain yang disebabkan oleh gaya hidup dan pola pikir mereka yang menganggap bahwa busana merupakan cara mengekspresikan diri dan menunjukkan status sosial. Ini membuat industri fashion terus memproduksi busana yang memiliki desain atau tampilan baru. Perilaku semacam itu merupakan perilaku konsumtif dan berbiaya tinggi. Oleh sebab itu, agar perempuan Surabaya memiliki kesempatan tampilan busana pesta yang beragam dengan biaya yang relatif lebih rendah, maka diperlukan adanya alternatif berbusana berupa konsep busana modular. Busana modular adalah busana yang memiliki beberapa bagian yang dapat dilepas pasang sehingga dapat mudah disesuaikan pada berbagai busana yang telah ada dan dapat menghasilkan berbagai tampilan dalam satu busana. Konsep ini juga mendukung prinsip sustainable design atau busana yang berkelanjutan. Busana yang memiliki suatu tema spesifik akan lebih menarik pasar. Bunga Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata) diangkat menjadi sumber inspirasi karena merupakan flora endemik serta ikon dari asal daerah penulis, yaitu dari provinsi Kalimantan Timur dengan tujuan mengapresiasi dan mengedukasi pasar akan kekayaan alam daerah asal penulis yang unik dan mulai langka. Perancangan ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif dan metode design thinking yang terdiri dari emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Hasil akhir perancangan ini adalah koleksi busana modular dan aksesori pada gaun malam yang terinspirasi dari Bunga Anggrek Hitam Kalimantan Timur.
References
Bridal Fabrics. (2024, December 10). Bridal Fabrics. Retrieved from Indonesia. Balai Pustaka. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/aksesori
Chen, Y., & Li, M. M. (2018). Modular design in fashion industry. Journal of Arts and Humanities, 7(3), 27-32.
Fajrin, I., & Umami, M. Z. (2020). Proses Pembuatan Busana Pesta Malam dengan Variasi Spiral. Garina, 12(2).
Lazuardi, M. L., & Sukoco, I. (2019). Design Thinking David Kelley & Tim Brown: Otak Dibalik Penciptaan Aplikasi Gojek. Organum: Jurnal Saintifik Manajemen dan Akuntansi, 2(1), 1-11.
Nursyifa, S. R., & Nurlita, A. A. (2021). Penerapan Embellishment pada Inovasi Busana Etnik Nusa Tenggara Timur dengan Inspirasi Burung Garugiwa. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 9(2), 103-111.
Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan Dan Satwa. Retrieved from https://peraturan.go.id/id/pp-no-7-tahun-1999
Pernanda, S. A., & Siagian, M. C. A. (2020). Pengolahan Mixed Material yang Berpotensi sebagai Embellishment 3D pada Busana. eProceedings of Art & Design, 7(2).
Yesaya, W.W., (2022, October 17). Anggrek Langka Asal Indonesia Yang Terancam Punah. Retrieved from https://www.soclyfe.com/baca/anggrek-langka-asal-indonesia-yang-terancam-punah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal DKV Adiwarna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Adiwarna has the right of first publication while the author(s) retains copyright and the right to share and redistribute the work under a Creative Commons Attribution License. This license allows others to freely share and adapt the work, provided that they acknowledge the work's authorship and its initial publication in this journal.
