IDENTIFIKASI POTENSI FLY ASH PLTU NGORO DENGAN SISTEM PEMBAKARAN CIRCULATED FLUIDIZED BED SEBAGAI BAHAN DASAR GEOPOLIMER

Albert Natanegara, Benedictus Trista Dmitri, Djwantoro Hardjito, Antoni Antoni

Abstract


Geopolimer dibuat dengan mencampurkan dua bahan dasar yakni fly ash dan alkali activator. Penelitian-penelitian terdahulu menggunakan fly ash tipe C sebagai bahan dasarnya dan pada penelitian kali ini menggunakan fly ash dari PLTU Ngoro yang memiliki tipe F. PLTU ini memiliki sitem pembakaran Circulating Fluidized Bed (CFB), di mana karakteristik fly ash yang dihasilkan berbeda dengan fly ash PLTU pada umumnya, yang memakai sistem Pulverized Coal Combustion (PCC). Perbedaan karakteristik diakibatkan perbedaan kualitas batu bara dan suhu pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa potensi fly ash Ngoro dan pengaruh sodium silikat terhadap kuat tekan, workability, dan setting time geopolimer. Kadar molaritas NaOH yang digunakan adalah 8M sampai 14M. Campuran dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap pertama dengan perbandingan massa sodium silikat:NaOH(solid) 2,5; Tahap kedua dan ketiga ditentukan berdasarkan hasil tahap pertama. Tahap pertama menunjukkan kuat tekan sebesar 37,8 MPa. Namun semakin tinggi sodium silikat yang dipakai, semakin turun kekuatannya. Tahap kedua digunakan perbandingan massa Si:Al = 3 namun justru menunjukkan hasil kuat tekan turun drastis hingga 8,4 MPa. Tahap ketiga dilakukan penambahan jumlah silikat. Pada tahap ketiga menunjukkan hasil kuat tekan tertinggi adalah 34,8 MPa pada umur 7 hari.

Keywords


fly-ash tipe F, fly ash CFB, molaritas NaOH, alkali activator, kuat tekan, setting time, workability.

Full Text:

PDF

References


Abdullah, MMA., Kamarudin, H., Mohammed, H., Nizar, I. K., Rafiza, A. R., & Zarina, Y. (2011). "The Relationship of NaOH Molarity, Na2SiO3/NaOH Ratio, Fly Ash/Alkaline Activator Ratio, and Curing Temperature to the Strength of Fly Ash-Based Geopolymer." Advanced Materials Research 328, 1475–1482.

Antoni, Satria, J., Sugiarto, A., & Hardjito, D. (2017). Effect of Variability of Fly Ash Obtained from the Same Source on the Characteristics of Geopolymer. MATEC Web Conferences, 97(February), 9–13. https://doi.org/https://doi.org/10.1051/matecconf/20179701026

ASTM C778-13. (2014). Standard Specification for Sand. 65.198.187.10 (Vol. 14).

Barbosa, V.F.F., MacKenzie K.J.D., & Thaumaturgo, C. (1999). Synthesis and Characterization of Sodium Polysialate Inorganic Polymer Based on Alumina and Silica. Geopolymer International Conference, 2, 65–78. https://doi.org/10.1016/S1466-6049(00)00041-6

Chindaprasirt, P., Rattanasak, U., & Jaturapitakkul, C. (2011). "Utilization Of Fly Ash Blends From Pulverized Coal and Fluidized Bed Combustions in Geopolymeric Materials." Cement and Concrete Composites, 33(1), 55–60. https://doi.org/10.1016/j.cemconcomp.2010.09.017

Djwantoro Hardjito, Steenie E Wallah, Dody M.J. Sumajouw, & B.V Rangan. (2004). Factors Influencing the Compressive Strength of Fly Ash-Based Geopolymer Concrete. Civil Engineering Dimension, 6(July 2015), 88–93. https://doi.org/10.9744/ced.6.2.pp. 88-93

Erlando, W., Frengki, G., & Hardjito, D. (2017). Pengaruh Urutan Pencampuran dan Komposisi Alkali Activator terhadap Karakteristik Mortar Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash Tipe C. Universitas Kristen Petra

Hardjito, D. (2005). Studies on Fly Ash-Based Geopolymer Concrete. Curtin University of Technology.

Hardjito, D., & Rangan, B.V. (2005). Development and Properties of Low-Calcium Fly Ash-Based Geopolymer Concrete. : Curtin University of Technology.

Lloyd, N. a, & Rangan, B. V. (2010). Geopolymer Concrete with Fly Ash. Second International Conference on Sustainable Construction Materials and Technologies, 3(January), 1493–1504.

Putra, A. K., Wallah, S. E., & Dapas, S. O. (2014). Kuat Tarik Belah Beton Geopolymer Berbasis Abu Terbang (Fly ash). Jurnal Sipil Statik, 2(7), 330–336.

Rattanasak, U., & Chindaprasirt, P. (2009). Influence of NaOH solution on the synthesis of fly ash geopolymer. Minerals Engineering, 22(12), 1073–1078.

Saha, A. K. (2018). Effect of class F fly ash on the durability properties of concrete. Sustainable Environment Research, 28(1), 25–31. https://doi.org/10.1016/j.serj.2017.09.001

Siyal, A.A., Azizli, K.A., Man, Z., & Ullah, H. (2016). Effects of Parameters on the Setting Time of Fly Ash Based Geopolymers Using Taguchi Method. Procedia Engineering, 148, 302–307.

Škvára, F. ., Šmilauer, V. ., Hlaváček, P., Kopecký, L., & Cĺlová, Z. (2012). A weak alkali bond in (N, K)- A-S-H gels: evidence from leaching and modeling. Ceramics–Silikáty, 56, 374–382.

Tikalsky, Paul J, Carrasquillo, R. L. (1993). Fly Ash Evaluation and Selection for Use in Sulfate Resistant Concrete. ACI Materials Journal, 90(6), 545–551.

Triwulan, Ekaputri, J. J., & Adiningtyas, T. (2007). Analisa Sifat Mekanik Beton Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash dan Lumpur Porong Kering sebagai Pengisi. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sipil, 33(3), 33–45.

Wijaya, S. W., Satria, J., Sugiarto, A., Hardjito, D., & Antoni. (2016). The Use of Borax in Deterring Flash Setting of High Calcium Fly Ash Based Geopolymer. Material Science Forum 857 (2016), 416–420.

Zhang, Z.H., Yang, T., & Wang, H. (2014). The effect of efflorescence on the mechanical properties of fly ash-based geopolymer binders. Southern Cross University 1, 107–112.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :