FAKTOR YANG MEMENGARUHI NIAT CIVITAS ACADEMICA BERKENDARA BERSAMA KE KAMPUS

Theresia Melia Angelina, Timothy Adry, Rudy Setiawan

Abstract


Masalah transportasi merupakan hal yang selalu dialami di berbagai daerah kota Surabaya, salah satunya Universitas Kristen Petra yang terletak di Siwalankerto sebagai pusat pembelajaran. Bertambahnya jumlah kendaraan pribadi yang tidak sesuai dengan pertambahan jalan membuat daerah sekitar kampus menjadi padat dan terjadilah kemacetan. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah berkendara bersama. Beberapa faktor umum yang membuat civitas academica berniat berkendara bersama, yaitu: kebiasaan, keyakinan akan diri sendiri, fasilitas yang tersedia, kecocokkan, sikap, pengaruh orang-orang disekitar, persepsi dalam mengontrol perilaku, serta pengalaman. Namun, seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi, kegiatan berkendara bersama diduga juga dipengaruhi oleh faktor seperti persepsi akan kenyamanan saat berkendara bersama, persepsi mengenai manfaat, dan persepsi kemudahan dalam melakukan berkendara bersama. Data yang terkumpul akan diuji dengan analisis SEM dan regresi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa persepsi dalam mengontrol perilaku adalah faktor yang paling memengaruhi niat civitas academica untuk berkendara bersama.

Keywords


berkendara bersama, model perilaku, teori perilaku terencana, dan model penerimaan teknologi

Full Text:

PDF

References


Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Orgnizational Behavior and Human Decision Processes, 50, 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Ajzen, I., & Madden, T. J. (1986). Prediction of Goal-Directed Behavior: Attitudes, Intentions, and Perceived Behavioral Control. Journal of Experimental Social Psychology, 22(5), 453–474. https://doi.org/10.1016/0022-1031(86)90045-4

Chang, C., Yan, C., & Tseng, J. (2012). Perceived Convenience in an Extended Technology Acceptance Model: Mobile Technology and English Learning for College Students. Australasian Journal of Educational Technology, 28(5), 809–826.

Christian A. Klockner, & Ellen Matthies. (2009). Structural Modeling of Car Use on the Way to the University in Different Settings: Interplay of Norms, Habits, Situational Restraints, and Perceived Behavioral Control.

Furuhata, M., Dessouky, M., Ordóñez, F., Brunet, M. E., Wang, X., & Koenig, S. (2013). Ridesharing: The State-of-the-art and Future Directions. Transportation Research Part B: Methodological, 57, 28–46. https://doi.org/10.1016/j.trb.2013.08.012

Ostertagová, E., & Ostertag, O. (2013). Methodology and Application of Oneway ANOVA. American Journal of Mechanical Engineering, 1(7), 256–261. https://doi.org/10.12691/ajme-1-7-21

Ozanne, L., & Mollenkopf, D. (1999). Understanding Consumer Intentions To Carpool: a Test of Alternative Models. Behaviour, 1–7. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Setiawan, R., Santosa, W., & Sjafruddin, A. (2015). Effect of Habit and Car Access on Student Behavior Using Cars for Traveling to Campus. Procedia Engineering, 125, 571–578. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2015.11.063

Setiawan, R., Santosa, W., & Sjafruddin, A. (2017). The Effect of Students’ Car Access and Car use Habits on Student Behavior to Reduce Using Cars for Traveling to Campus. Procedia Engineering, 171, 1454–1462. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2017.01.468

Talangko, L. P. (2001). Pemodelan Persamaan Struktural dengan Maksimum Likelihood dan Bootstrap pada Derajat Kesehatan di Propinsi Sulawesi Selatan. Tekno-Sains.

Victoria Transport Policy Institute. (2013). Campus Transport Management.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :