HIGH DENSITY CONCRETE DENGAN MENGGUNAKAN BARIT SEBAGAI PENAHAN RADIASI

Joshua Wijaya, Evan Filbert Sikomena, Gogot Setyo Budi, Hurijanto Koentjoro

Abstract


Beton adalah material yang terbuat dari semen, pasir, batu pecah dan air yang menghasilkan densitas sekitar 2300 - 2500 kg/m3. Material ini tidak cocok digunakan sebagai penahan radiasi karena membutuhkan ketebalan yang besar sehingga dapat mengkonsumsi banyak ruang. Penelitian ini menyajikan pembelajaran tentang pengaruh batu barit sebagai agregat kasar dan halus sebagai perisai terhadap radiasi gamma. Pengujian dilakukan dengan menggunakan CS-137 sebagai radiasi gamma dengan energy 661.37 kV. Hasil percobaan menunjukan bahwa kemampuan penyerapan radiasi gamma beton dengan barit baik sebagai agregat kasar dan halus lebih baik daripada beton dengan menggunakan barit sebagai agregat basar dan beton normal (tanpa barit). Koefisien serapan beton mutu Fc’ 25 MPa dengan barit sebagai agregat kasar dan halus dan beton dengan barit sebagai agregat kasar masing-masing adalah 0.294 cm-1 dan 0.230 cm-1. Sedangkan koefisien serapan beton normal adalah 0.205 cm-1. Untuk beton mutu Fc’ 35 MPa yang lebih tinggi dengan barit sebagai agregat kasar dan halus dan beton barit sebagai agregat kasar masing-masing adalah 0.304 cm-1 dan 0.271 cm-1. Sedangkan koefisien serapan beton normal adalah 0.225 cm-1

Keywords


attenuation coefficient, barite, high density concrete, shield radiation

Full Text:

PDF

References


BATAN. (2001). Ketentuan Keselamatan Kerja Terhadap Radiasi, Penerbit Andi, Jakarta

Hanor, J. (2000). "Barite-Celestine Geochemistry And Environments of Formation." Mineralogical Society of America. Vol. 40, 193–275.

Haryati E., & Dahlan K. (2015). “Analisis Karakterisasi Beton Berat Menggunakan Pasir Besi Sebagai Perisai Radiasi Nuklir.” Prosiding Seminar Nasional Fisika. Vol. 4, No. 7, 2-4

Ikhsan J., & Pratidina Y.P. (2002). “Analisis Penggunaan Batu Barit Dengan Bahan Tambah Sikament NN Untuk Bahan Susun Beton Terhadap Kuat Tekan Dan Daya Serap.” Ilmiah Semesta Teknika. Vol. 5, No. 1, 46-60.

NCRP. (1989). Radiation Protection For Medical And Allied Health Personnel, Protective Action Guides, Washington. Stephenson R., (1954). Introduction To Nuclear Engineering, McGraw-Hill, New York.

Sumarni S., Satyarno I., & Wijatna A. B., (2007). “Penggunaan Pasir Besi dan Barit Sebagai Agregat Beton Berat Untuk Perisai Radiasi Sinar Gamma.” Media Teknik Sipil, Vol. 7, No. 2, 93-99


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :