CARA PENDEKATAN PERHITUNGAN KUANTITAS PEMBESIAN PADA KOLOM STRUKTUR BETON BERTULANG

Ivana Tanjung, Ronald Aristotelin, Budiman Proboyo, Indriani Santoso

Abstract


Besi, beton, dan bekisting merupakan material utama beton bertulang. Estimasi kuantitas besi dilakukan seoptimal mungkin karena harga besi yang lebih mahal dibandingkan dengan material lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuantitas pembesian kolom struktur beton bertulang dengan menggunakan dua metode, yaitu metode definitif (Bar Bending Schedule) dan metode pendekatan. Data yang digunakan antara lain denah struktur, denah pondasi, dan detail struktur. Metode pendekatan menghitung volume besi per meter panjang, hasilnya dikalikan dengan tinggi kolom sehingga menghasilkan kebutuhan volume tulangan yang disebut Wpendekatan. Selain itu, kebutuhan besi juga dihitung menggunakan metode Bar Bending Schedule dan menghasilkan WBBS. Kemudian dicari nilai hasil bagi dari WBBS dan Wpendekatan. Dari penelitian, didapatkan 2 nilai α, yaitu 1.393 untuk tulangan utama dan 1.485 untuk sengkang. Selanjutnya, kuantitas pembesian yang digunakan dalam Bill of Quantity ditentukan dengan menggunakan nilai α dikalikan Wpendekatan dan panjang kolom. Penggunaan metode pendekatan dapat mempersingkat waktu perhitungan dan mendapatkan hasil yang mendekati perhitungan Bar Bending Schedule

Keywords


estimasi biaya, kolom, kuantitas pembesian, struktur beton bertulang, metode definitif, metode pendekatan

Full Text:

PDF

References


Departemen Pekerjaan Umum. (1999). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi. Jakarta: Penerbit BP. Pancan Usaha.

Hardie, Glenn M. (1987). Contruction Estimating Techniques. USA: Prentice-Hall, Inc.

Indonesia. Badan Standardisasi Nasional. (2013). Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Author.

Tockey, Steve. (2004). Return on Software. Boston, Mass.: Addison Wesley


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :