POTRET INDUSTRI KONSTRUKSI DI SURABAYA DALAM MASA PANDEMI COVID-19

Kevin Jonathan Santoso, Kevin Arianto Wijaya, Herry Pintardi Chandra, Soehendro - Ratnawidjaja

Abstract


Industri konstruksi merupakan segala kegiatan atau usaha yang berkaitan dengan penyiapan lahan dan proses konstruksi, perubahan, perbaikan terhadap bangunan, struktur, dan fasilitas terkait lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana potret industri konstruksi pada masa pandemi COVID-19, dilihat dari faktor penurunan jumlah proyek, pembengkakan biaya proyek dan keterlambatan proyek. Data yang didapatkan dalam penelitian dengan membagikan kuesioner kepada responden yang bekerja di bidang konstruksi pada kontraktor besar dan kontaktor kecil di Surabaya dan sekitarnya. Analisa data dilakukan dengan menggunakan Analisa Deskriptif Mean dan Analisa Independent (T-Test). Berdasarkan hasil analisa deskriptif mean, pada proyek kontraktor besar, indikator peningkatan biaya akibat protokol kesehatan yang ketat dimasa COVID-19 menduduki urutan pertama dalam faktor yang mempengaruhi potret industri konstruksi di Surabaya. Sementara pada proyek kontraktor kecil, indikator keterlambatan proyek pada masa COVID-19, sehingga melebihi kesepakatan dalam kontrak awal menduduki urutan pertama dalam faktor yang mempengaruhi potret industri konstruksi di Surabaya. Berdasarkan hasil Independent (T-Test), terdapat perbedaan pendapat antara kontaktor besar dan kontraktor kecil di Surabaya pada masa pandemi COVID-19, dalam indikator keterlembatan penyelesaian proyek yang telah disepakati dalam kontrak awal.

Keywords


industri konstruksi, COVID-19, kontraktor besar, kontraktor kecil, penurunan jumlah proyek, pembengkakan biaya proyek, keterlambatan proyek.

Full Text:

PDF

References


Bakhtiyar, A. S. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Proyek Konstruksi Pembangunan Gedung Di Kota Lamongan. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(1), 55-66.

Citra, Z., Susetyo, B., & Wibowo, P. D. (2018). Optimasi Kinerja Proyek dengan Penerapan Metode Crashing dan Linear Programming. Rekayasa Sipil, Vol. 7 No. 2, 107.

Dipohusodo, I. (1996). Manajemen Konstruksi Jilid I. Kanisius. Yogyakarta.

Kerzner, H. (2006). Project Management Best Practices: Achieving Global Excellence.

Hansen. (2015). Manajemen Kontrak Konstruksi. PT Gramedia. Jakarta.

Kusjadmikahadi, R. A. (1999). Studi Keterlambatan Kkontraktor dalam Melaksanakan Proyek Konstruksi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta.

Rahayu. (2020, Maret 04). Begini Efek Virus Corona Ke Industri Alat Berat dalam Negeri. Retrieved From Https://Industri.Kontan.Co.Id/News/Begini-Efek-Virus-Corona-Ke-Industri-Alat-Berat-Dalam-Negeri

Santoso. (2009). Analisis Faktor- Faktor Penyebab Terjadinya Cost Overrun pada Proyek Konstruksi di Yogyakarta.

Soeharto. (1999). Manajemen Proyek. Erlangga. Jakarta.

Wijayanthi, S. (2005). Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Waktu Pembangunan Proyek Gedung Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Program Pascasarjana Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Wirawan. (2020, Juni 08). Penjualan Jasa Konstruksi Tertekan Pandemi Covid-19. Retrieved From Https://Www.Jawapos.Com/Ekonomi/Bisnis/08/06/2020/Penjualan-Jasa-Konstruksi-Tertekan-Pandemi-Covid-19/

Yulianto, O. (2005). Pengaruh Kompetensi Atasan terhadap Progress Kemajuan Proyek (Studi Kasus: Rumah Sakit Bakti Mulya, Bandung). Program Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :