KONTROL KUALITAS PADA PRODUKSI CONCRETE BLOCK DI PT. PANEN RAYA KENCANA, BANYUWANGI

Robby - Gunawan, Joel Ivan Kurniawan, Handoko - Sugiharto

Abstract


Concrete block memberikan beberapa manfaat yang berguna antara lain terkait dengan waktu, biaya, kualitas, predicability, keandalan, produktivitas, kesehatan, keselamatan, lingkungan, koordinasi, inovasi, reusability, serta relocatability (Gibb, 1999). Dalam proses produksi concrete block, kualitas menjadi faktor yang penting bagi kepuasan konsumen. Maka dari itu, dibutuhkan sistem manajemen kualitas supaya material memenuhi persyaratan keamanan yang dibutuhkan sebagai upaya untuk mencapai product conformity. (Sugiharto, 1998). Sistem pengendalian kualitas ini menggunakan sistem ASQ, ( American Society for Quality ), yaitu menggunakan metode PDCA (Plan Do Check Action) yang akan diimplementasikan pada satu pabrik pembuatan paving beton / concrete block yang digunakan sebagai sarana transportasi di kota Banyuwangi, Jawa Timur. Metode pengendalian kualitas dibantu dengan penggunaan alat statistik yaitu seven tools of quality control yang dapat menemukan sumber dari permasalahan kualitas. Berdasarkan hasil observasi dan pengolahan data, ditemukan bahwa permasalahan terdapat pada material dan manpower. Setelah memberi saran dan perbaikan terhadap pabrik, didapatkan penurunan tingkat kerusakan pada produk concrete block.

Keywords


kualitas, PDCA, concrete block, seven tools of quality control

Full Text:

PDF

References


Gibb, A.G.F.(1999). Off-Site Fabrication. John Wiley and Son, New York, Amerika Serikat.

Puskim. (2017). “SNI 03-0691-1996.”untitled , (April 14, 2020)

Sugiharto, H. (1998). “Pola Kualitas untuk Produksi Beton Siap Pakai”. (Maret 24, 2020)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :