PENGARUH RASIO KEKAKUAN BALOK DAN LAPISAN FRP TERHADAP PERILAKU BALOK BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT FRP

Kevin Elmerson Hidayat, Sentosa - Purnomo, Daniel - Tjandra, Gunawan Budi Wijaya

Abstract


Beton mempunyai beberapa kekurangan seperti kuat tarik yang rendah, bersifat getas, kecilnya rasio kekuatan terhadap beratnya, dan rentan terhadap retak. Salah satu solusi untuk mengalami masalah tersebut adalah menambahkan perkuatan Fiber Reinforced Polymer (FRP). Spesimen beton bertulang dibuat dengan mutu rencana fc’20 MPa dengan panjang 1200 mm dan lebar 150 mm dengan variasi ukuran tinggi 150 mm, 200 mm, dan 300 mm. Tulangan lentur memakai tulangan polos diameter 10 mm. FRP sepanjang 800 mm ditempelkan pada spesimen beton bertulang menggunakan epoxy. Dalam pelaksanaan, pembebanan dilakukan dengan metode two point load agar terjadi lentur murni pada spesimen, pengambilan data dilakukan menggunakan camera digital untuk pengambilan gambar dan load cell yang telah disambungkan pada data logger untuk pembacaan beban yang terjadi pada spesimen, dan analisa data dilakukan menggunakan metode analisa Digital Image Correlation.Variasi ukuran tinggi balok memiliki pengaruh signifikan terhadap crack pattern pada spesimen beton bertulang. Sedangkan pengaruh variasi ukuran tinggi balok memiliki pengaruh terhadap perilaku lentur dimana peningkatan kekuatan lentur paling signifikan terjadi pada balok yang memiliki ukuran tinggi 200 mm sebanyak 37%. Pada spesimen dengan ukuran tinggi 300 mm terjadi penurunan beban dan daktilitas yang cukup signifikan. Semua spesimen mengalami penurunan daktilitas setelah diperkuat dengan FRP.

Keywords


fiber reinforced polymer, tinggi, two point load, digital image correlation, crack pattern, perilaku lentur, daktilitas

Full Text:

PDF

References


Borosnyoi, A. and Balazs, G.L. (2005). “Models for Flexural Cracking in Concrete: The State of the Art.” Structural Concrete, Vol. 6, No. 2, 53-62.

Jumaat, M.Z., Rahman, M.A., Alam, M.A., and Rahman, M.M. (2011). “Premature Failures In Plate Bonded Strengthened RC Beams with An Emphasis On Premature Shear: A Review.” International Journal of Physical Science, Vol. 6, No. 2, 156-68.

Karolina, R. (2008). Analisa dan Kajian Eksperimental Hubungan Momen – Kurvatur pada Balok Beton Bertulang. Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Radfar, S., Foret, G., Saeedi, N., and Sab, K. (2012). “Simulation of Concrete Cover Separation Failure in FRP Plated RC Beams.” Construction and Building Materials, Vol. 37, 791-800.

Ritchie, P.A. (1988). External Reinforcement of Concrete Beams Using Fiber Reinforced Plastic. Thesis, Lehigh University, Bethlehem.

Shreshta, R., Smith, S.T., and Samali, B. (2011). “The Effectiveness of FRP Strips in Repairing Moderately and Severely Damaged RC Beam-Coloumn Connections.” Magazine of Concrete Research. Vol. 63, No. 9, 629-644.

Smith, S.T. and Teng, J.G. (2002). “FRP-Strengthened RC Beams. I: review of Debonding Strength Models.” Engineering Structures. Vol. 24, No. 4, 385-395.

Suryanto, B., Tambusay, A., and Suprobo, P. (2017). “Crack Mapping on Shear-Critical Reinforced Concrete Beams Using an Open Source Digital Image Correlation Software.” Civil Engineering Dimension. Vol. 19, No. 2, 93-98.

Walraven, J.C. (2007). “Fracture Mechanics of Concrete and Its Role in Explaining Structural Behaviour.” Proceedings of the 6th International Conference on Fracture Mechanics of Concrete and Concrete Structures, Delft, Netherlands, June 17 – June 22, 1265-1275


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :