Analisa Pengaruh Silica Gel Terhadap Konsumsi Listrik AC Single Split

Andriono Slamet, Ekadewi Anggraini Handoyo

Abstract


Inovasi dalam pengkondisian udara berhasil dilakukan untuk rumah kaca di Garden by The Bay, yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman iklim Eropa yang hidup di udara dingin dan kering (kontras dengan udara Singapura yang panas dan lembab). Inovasinya adalah pengkondisian udara yang dibantu liquid desiccant untuk mengurangi kadar uap air udara yang masuk ke AHU. Dari keberhasilan ini, dilakukan penelitan untuk penerapan inovasi serupa di AC single split, dengan menggunakan desiccant berupa silica gel yang diwadahi dalam sebuah frame.
Yang diuji dalam penelitian ini adalah pengaruh ketebalan silica gel didalam frame dengan ketebalan 6 mm dan 8 mm dan kepadatan 1.27 g/cm3. Variabel yang diukur adalah konsumsi listrik, temperatur dry-bulb dan wet-bulb udara.
Dari penelitian ini didapati bahwa: 1) Entalpi udara setelah melalui silica gel mengalami kenaikan, 2) Temperatur ruangan meningkat dari 20.48oC menjadi 22.98oC (6 mm silica gel) dan 23.21oC (8 mm silica gel), 3) Konsumsi listrik menurun dari 1.57 kWh menjadi 1.23 kWh (6 mm silica gel), dan 1.08 kWh (8 mm silica gel), 4) Penurunan kWh disebabkan penurunan laju aliran massa udara melalui yang melalui evaporator AC, dari mulanya 0.15 kg/s menjadi 0.06 kg/s (6 mm silica gel), dan 0.05 kg/s (8 mm silica gel).


Keywords


Pengkondisian udara; AC single split; silica gel; diagram psikrometrik; konsumsi listrik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.