Panti Sosial Karya Wanita Kalijodo di Jakarta Utara, DKI Jakarta

Mutiara Nindita Nindita

Abstract


Panti Sosial Karya Wanita Kalijodo di Jakarta
Utara, DKI Jakarta merupakan fasilitas yang
mewadahi kegiatan rehabilitasi dan edukasi untuk
wanita tuna susila. Prostitusi di Indonesia, terutama di
Jakarta, semakin merajalela akibat perkembangan
zaman. Selain itu, banyak wanita tuna susila di
Jakarta memiliki latar belakang dimana edukasi dan
ekonomi rendah sehingga terpaksa untuk masuk ke
dunia prostitusi. Kalijodo adalah salah satu lokalisasi
terbesar dan tertua di Indonesia. Pada tahun 2016,
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau
Ahok menutup lokalisasi bersejarah Kalijodo dan
membangun Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik
Terpadu Ramah Anak. Penutupan tersebut
menimbulkan banyak wanita tuna susila kehilangan
tempat tinggal dan mata pencaharian. Hal tersebut
menjadi dasar dari desain fasilitas sosial ini. Fasilitas
ini menyediakan kegiatan keterampilan yang akan
mempersiapkan kemampuan mantan wanita tuna
susila untuk mencari nafkah secara legal dan positif.
Selain itu terdapat kegiatan rehabilitasi untuk
membantu mantan wanita tuna susila siap secara
mental untuk kembali ke dunia luar dan diterima oleh
masyarakat. Fasilitas ini juga terbuka untuk publik
dan bersifat “transparan” agar persepsi publik
terhadap citra Kalijodo yang negatif dapat berubah
menjadi positif.
Pendekatan perilaku digunakan untuk mewadahi
latar belakang pengguna yang beragam agar
pengguna dapat merasa aman dalam beraktivitas dan
berinteraksi satu sama lain.


Keywords


Panti , Lokalisasi, Kalijodo, Tuna Susila, Prostitusi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :