Studi Efektivitas Pencahayaan Atrium Lenmarc Mall di Surabaya

Therecia Chany Hartono

Abstract


Atrium mal merupakan pusat dari sebuah mal dan memiliki fungsi sebagai tempat pameran, tempat berjalan, juga sebagai tempat berkumpul. Elemen arsitektur yang sangat sering digunakan pada masa ini ialah skylight yang berada di atas void pada atrium. Di Surabaya, salah satu Mal yang memiliki skylight pada atriumnya adalah Lenmarc Mal. Lenmarc Mal memiliki masalah dalam pencahayaan atriumnya, yakni dirasa gelap sehingga kurang efektif mewadahi kegiatan-kegiatan tersebut, namun belum ada penelitian yang membuktikannya. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas pencahayaan atrium Lenmarc Mal dengan menggunakan daylight factor. Hasilnya, pencahayaan pada Lenmarc Mal tidak memenuhi standar DF dan berada jauh di bawahnya. Untuk mengatasi masalah ini, maka penelitian ini mengusulkan perbaikan desain skylight dengan 3 usulan, yaitu pemberian kaca film 20%, kaca film 40% dan saringan matahari. Supaya hasil desain lebih valid, maka dilakukan simulasi dengan model maket 1:20. Dari hasil simulasi didapatkan bahwa penambahan kaca film 40% adalah perbaikan paling efektif untuk atrium Lenmarc Mal Surabaya.

Keywords


efektivitas, pencahayaan, atrium, Lenmarc Mal, DF

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal telah terindeks oleh :